Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib shalat Jumat Tehran Ayatullah Emami Kashani mengatakan, pasukan Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran dalam kesiapan penuh untuk mereaksi kemungkinan serangan militer musuh, bahkan akan memberikan jawaban telak terhadap setiap serangan.
Ayatullah Emami Kashani dalam khutbah Jumat di Tehran, ibukota Iran (28/9) menandaskan, Republik Islam dalam posisi di mana kekuatan militer dan kemajuan ilmu pengetahuannya berada pada puncaknya dan hal itu telah terbukti dan diakui dunia.
Ia menilai sanksi-sanksi sepihak yang diberlakukan Amerika Serikat dan Barat atas Iran sebagai upaya untuk memukul Iran dan menghambat kemajuan negara ini.
"Bangsa berkomitmen Iran dengan usaha dan ketekukan di bidang produksi dan ekonomi telah menggagalkan berbagai konspirasi para arogan dunia," ujarnya.
Khatib shalat Jumat Tehran juga menyinggung konspirasi kekuatan-kekuatan global dan sekutunya atas Islam dan umat agama ini.
"Berbagai bangsa dan umat Muslim memahami konspirasi para arogan di berbagai belahan dunia dan akan memotong tangan jahat mereka," imbuhnya.
Lebih lanjut Ayatullah Emami Kashani mengecam langkah anti-Islam oleh AS dan Barat seperti produksi dan penayangan film Innocence of Muslims dan karikatur di Perancis yang melecehkan kesucian Nabi Muhammad Saw.
Musuh-musuh, kata Ayatullah Emami Kashani, telah terpukul oleh Islam. Oleh karena itu, mereka berupaya memukul Islam dan umat agama ini untuk menggapai ambisi-ambisinya. Namun upaya mereka tidak akan pernah berhasil dan akan menemui kegagalan.
Di bagian lain khutbahnya, khatib shalat Jumat Tehran juga menyinggung Kebangkitan Islam di Timur Tengah.
"Musuh ketakutan atas meluasnya kebangkitan ini. Oleh sebab itu, musuh dengan pendukungnya di kawasan berupaya menghambat dan mengontrol kebangkitan itu," pungkasnya. (IRIB Indonesia)