20 September 2012 - 20:30

"Pelaksanaan KTT GNB merupakan sebuah kemenangan bagi Republik Islam Iran di medan perang politik karena musuh telah mengerahkan segala upaya untuk membatalkan partisipasi tamu yang telah diundang dalam konferensi."

Menurut Kantor Berita ABNA, Kepala Polisi Republik Islam Iran, Brigadir Jenderal Esmail Ahmadi Moqaddam menyatakan, "Pelaksanaan KTT Gerakan Non-Blok (GNB) di Tehran merupakan sebuah keberhasilan besar bagi Republik Islam Iran, menyusul berbagai ancaman yang dihadapi."

 

Hal itu dikemukakan Moqaddam kepada IRNA hari ini (Ahad, 2/9) seraya menyampaikan apresiasi atas seluruh kerja keras panitia dalam menjamin keamanan pelaksanaan KTT GNB. Ditambahkannya, "Perang itu memiliki banyak dimensi dan salah satunya adalah perang politik."

 

"Pelaksanaan KTT GNB merupakan sebuah kemenangan bagi Republik Islam Iran di medan perang politik karena musuh telah mengerahkan segala upaya untuk membatalkan partisipasi tamu yang telah diundang dalam konferensi," tambahnya.

 

Meski politik penghematan yang diberlakukan oleh pemerintah, namun menurutnya polisi tidak menemukan kendala di bidang keuangan.  

 

Moqaddam juga menyingung kecaman terhadap Israel dari 120 negara peserta tanpa satu suara keberatan, merupakan keberhasilan lain dari KTT, selain kritikan tajam konferensi ini terhadap sistem manajemen global. 

 

Di bagian lain, menyinggung penilaian awal para tamu tentang Iran, Moqaddam menegaskan, "Propaganda negara-negara Barat sedemikian rupa sehingga mereka berpikir bahwa Tehran adalah kota yang porak-poranda dan tidak aman, sama seperti kondisi lima tahun lalu di Kabul dan Baghdad ketika menggelar konferensi. Akan tetapi penilaian mereka telah berubah."