16 September 2012 - 13:26

Abdul Aziz al Syaikh, ulama mufti Wahabi Arab Saudi mengecam keras aksi demonstrasi yang serentak dilakukan umat Islam di sebagian Negara-negara muslim yang menentang pembuatan film anti-Islam yang menghina nabi Muhammad Saw. Ulama Saudi tersebut menyebutkan bahwa film yang menistakan kesucian Nabi Muhammad Saw tidak akan merugikan Islam.

Menurut Kantor Berita ABNA, Abdul Aziz al Syaikh, ulama mufti Wahabi Arab Saudi mengecam keras aksi demonstrasi yang serentak dilakukan umat Islam di sebagian Negara-negara muslim yang menentang pembuatan film anti-Islam yang menghina nabi Muhammad Saw. Ulama kerajaan Arab Saudi tersebut menyebut aksi demonstrasi tersebut sebagai tindakan tidak Islami dan tasyabuh (meniru) terhadap orang-orang kuffar.

Meskipun tetap tidak sepakat dengan penghinaan terhadap Nabi Saw dan menyebut itu sebagai tindakan kejahatan, ulama Saudi tersebut dalam ceramahnya tetap menghimbau kepada umat islam untuk mengutuk tindakan penghinaan tersebut tanpa kemarahan. Ulama Mufti Saudi tersebut juga mengingatkan aturan kerajaan Saudi yang memberlakukan pelarangan terhadap segala bentuk aksi dan unjuk rasa dinegara tersebut dengan alasan apapun.

Abdul Aziz Al Syaikh juga menyayangkan terjadinya aksi pembakaran dan pengrusakan fasilitas umum dan jatuhnya korban jiwa akibat maraknya aksi demonstrasi yang mengecam film anti-Islam. Ulama Saudi tersebut menyebutkan bahwa film yang menistakan kesucian Nabi Muhammad Saw tidak akan merugikan Islam.

 

Menyikapi beredarnya film yang menistakan kesucian Nabi Muhammad Saw melalui Youtube, umat Islam dibeberapa Negara muslim menggelar aksi-aksi unjuk rasa di hadapan kedubes-kedubes Amerika. Aksi unjuk rasa seperti di Libya, Mesir, Tunisia, Sudan dan Yaman berubah menjadi aksi-aksi kekerasan setelah aparat keamanan melepaskan tembakan ke arah pengunjuk rasa, akibatnya dalam kejadian ini beberapa orang meninggal dunia dan luka-luka.