Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Kedutaan Besar Irak di Teheran menyatakan bahwa persoalan akibat bentrokan antara sejumlah mahasiswa Irak dan sebagian warga setempat di Provinsi Semnan telah sepenuhnya diselesaikan melalui kerja sama dan mediasi pejabat Iran.
Wakil Menteri Sains Iran bersama rektor universitas terkait mendatangi Kedutaan Besar Irak di Teheran dan menyampaikan laporan mengenai rincian insiden tersebut. Dalam pertemuan itu juga dibahas sejumlah langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan persoalan.
Duta Besar Irak menegaskan bahwa saat ini terdapat lebih dari 100 ribu mahasiswa Irak yang menempuh pendidikan di 68 universitas di Iran. Ia menyebut para mahasiswa tersebut sebagai bagian dari kalangan masyarakat Irak yang “paling bersih, terhormat, dan terbaik”.
Kedutaan Irak juga menyinggung serangan dan komentar negatif yang dalam beberapa malam terakhir beredar di media sosial terhadap mahasiswa Irak. Kedutaan menyatakan tindakan tersebut tidak dapat diterima dan menegaskan bahwa tuduhan-tuduhan yang diarahkan kepada mahasiswa Irak sama sekali tidak berdasar.
Duta Besar Irak di Teheran menyampaikan apresiasi atas peran pejabat Iran dalam meredakan persoalan tersebut. Menurutnya, sikap bijaksana dan kesabaran mahasiswa Irak di Semnan, serta kerja sama berkelanjutan dari gubernur provinsi, perwakilan Wali Faqih, kepolisian dan Kementerian Sains Iran, memainkan peran penting dalam meredakan ketegangan.
Ia juga mengapresiasi perhatian khusus Perdana Menteri Irak dan Menteri Luar Negeri Irak terhadap persoalan tersebut.
Pada akhir pernyataannya, Kedutaan Besar Irak kembali menegaskan bahwa hubungan Irak dan Iran merupakan hubungan yang berakar kuat dan kokoh, dan persoalan seperti ini tidak akan menggoyahkan karakter dasar hubungan kedua negara.
Komentar Anda