Menurut Kantor Berita ABNA, Sekjen PBB Ban Ki Moon dalam pidatonya pada pertemuan KTT XVI Gerakan Non Blok di Teheran mengatakan,  "Krisis di Suriah diawali dengan demonstrasi aman, namun mendapat tekanan, dan sekarang kita berhadapan dengan bahaya perang saudara yang berkelanjutan. Kemungkinan infrastruktur kebudayaan Suriah jatuh dalam situasi bahaya. Mereka memberikan bantuan senjata kepada kedua belah pihak. Dari situlah tragedi bermula. Tidak mungkin kita menyelesaikan masalah ini dengan membunuh lebih dari 18.000 orang. Tidak mungkin kita membawa perdamaian dengan pengeboman, saya mendesak kepada kedua belah pihak supaya mengakhiri perang, dan pemerintah Suriah mempunyai tanggungjawab penting untuk mendengar suara rakyatnya yaitu menghentikan kekerasan. Al-Ibrahimi juga hendaklah memerperhatikan pembelaan dunia internasional, mereka ini semua adalah orang-orang berpengaruh dalam masalah ini, mereka hendaklah berusaha saling bekerjasama untuk mengakhiri konflik."

Tambah beliau lagi, "Produksi senjata nuklir adalah ancaman paling besar kepada kita, dan GNB telah memberikan peluang kepada Iran yang mampu memainkan peranan besar di masyarakat internasional, Iran hendaklah melaksanakan program nuklirnya, kekhawatiran ini sebenarnya disebut di dalam berbagai pernyataan Majelis Keamanan yang meminta ketulusan dan kerjasama penuh dengan IAEA. Untuk menjaga perdamaian dan keamanan dalam wilayah kawasan dan dunia, saya mohon kepada Pemerintah Iran untuk melaksanakan tindakan-tindakan yang meyakinkan supaya ada  kepercayaan, dan menunjukkan bahwa program Nuklir Iran adalah untuk keamanan dan perdamaian, dan ini hendaklah melalui jalan kerjasama dengan organisasi yang sudah ada yang sesuai dengan kesepakatan PBB.

Beliau kemudian menegaskan, "Saya mohon dengan sepenuh hati kepada Iran, agar dapat menempuh jalan diplomatik dengan kelompok G5+1, saya mohon juga agar kedua belah pihak tidak berbicara mengenai ancaman perang kerana kekerasan membawa kepada kekerasan yang dengan itu terjadi pertumpahan darah, kalau seluruh pemimpin menggunakan suaranya sendiri, maka ini akan menambahkan ketegangan, bukan menguranginya. Hendaklah Timur Tengah bebas dari senjata Nuklir dan senjata pembunuh massal."

Mengenai saran supaya Timur Tengah adalah kawasan bebas nuklir, beliau berkata, "Saya setuju dengan pendapat ini, hendaklah seluruh dunia bebas dari senjata nuklir termasuk semua senjata lain, saya harap perdagangan senjata ilegal dapat segera dihentikan."

"Hendaklah kita perkenalkan program lanjutan pasca tahun 2015 dan masyarakat internasional perlu menerima, kepimpinan politik bukan GNB dan kumpulan Cina serta kumpulan 77 juga perlu mengiringinya."

Beliau menegaskan tentang hak-hak setiap bangsa dengan mengatakan, "Peranan negara-negara di dalam PBB untuk mencapai kestabilan dunia yang demokratik hendaklah diambil perhatian; sebuah kestabilan ditunjukkan dengan meliputi pengukuhan PBB dari dalam badan organisasi dunia ini dibantu oleh badan-badan dunia dan Majelis Keamanan agar dapat memperbaiki struktur dinamik badan dunia sekarang."

Di akhir ucapan, beliau menyatakan dukungannya akan keberadaan GNB. "Gerakan yang berkali-kali mempertahankan idea-idea keamanan ini, hendaklah kita bergandeng tangan bekerja sama supaya mencapai visi ini." Ucapnya.