Menurut Kantor Berita ABNA, masyarakat di lebih dari 50 negara pada tahun ini berpartisipasi dalam peringatan Hari Quds Sedunia, Jumat (17/8) meski di sebagian negara warga menghadapi berbagai kesulitan seperti di Bahrain, Azerbaijan, dan Australia. Dinukil dari IRIB Indonesia yang melansir laporan Fars News, inisiatif historis Imam Khomeini ra dalam menentukan hari Jumat terakhir di bulan Ramadan sebagai Hari Quds Sedunia, sangat berpengaruh dalam menghidupkan cita-cita bangsa Palestina di di opini publik dunia. Meski telah 33 tahun berlalu sejak Imam Khomeini ra menetapkan Hari Quds Sedunia, akan tetapi peringatan ini setiap tahun semakin marak dan meluas. Umat Muslim di seluruh dunia bahkan insan-insan yang merdeka dan bebas, setiap tahun berpartisipasi dalam event ini dalam membela hak bangsa Palestina dan mengutuk kekejaman rezim Zionis Israel. Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, di Iran peringatan Hari Quds Sedunia digelar dengan partisipasi warga pada level jutaan baik di ibukota Tehran atau di daerah. Bangsa Iran sekali lagi menyatakan tetap komitmen dengan cita-cita dan langkah yang ditempuh Imam Khomeini ra terkait pembebasan Palestina. Peringatan serupa juga digelar dengan penuh semangat di Jalur Gaza, Lebanon, Irak, Mesir, Bahrain, Arab Saudi, Tunisia, Qatar, Australia, Ekuador, Azerbaijan, dan berbagai negara, dalam rangka menyatakan solidaritas dan dukungan terhadap bangsa Palestina melawan penjajahan rezim Zionis.
17 Agustus 2012 - 19:30
Kode berita: 337619
Inisiatif historis Imam Khomeini ra dalam menentukan hari Jumat terakhir di bulan Ramadan sebagai Hari Quds Sedunia, sangat berpengaruh dalam menghidupkan cita-cita bangsa Palestina di di opini publik dunia.