Menurut Kantor Berita ABNA, Hadi al Musawi salah seorang aktivis kemanusiaan dan juga menjadi sukarelawan di perkumpulan Wafaq Bahrain menyatakan kegeramannya atas kekerasan militer Bahrain yang membuat anak-anak Bahrain tidak luput menjadi korban. Beliau berkata, "Telah terjadi pelanggaraan kemanusiaan yang sangat di Bahrain oleh rezim Ali Khalifah. Anak-anak yang diklaim terlibat demonstrasi ditangkapi, dipenjara dan mendapatkan penyiksaan yang telah melanggar hak-hak asasi manusia." Beliau lebih lanjut menegaskan, "Militer rezim spejak 14 Februari tahun lalu sampai saat ini telah menangkapi lebih dari 200 anak-anak dan masih mendekam lebih dari 50 anak dalam penjara, tanpa mereka tahu apa kesalahan mereka." "Untuk bulan lalu saja ada lebih dari 60 anak telah menjadi korban dan lebih dari 30 anak yang mengalami luka-luka. Pihak keamanan dalam upayanya menghentikan aksi unjuk rasa menggunakan kekerasan dan senjata api. Tanpa pandang bulu, kepada anak-anak sekalipun mereka tembak dengan senjata api." Jelasnya.
10 Mei 2012 - 19:30
Kode berita: 314330
"Telah terjadi pelanggaraan kemanusiaan yang sangat di Bahrain oleh rezim Ali Khalifah. Anak-anak yang diklaim terlibat demonstrasi ditangkapi, dipenjara dan mendapatkan penyiksaan yang telah melanggar hak-hak asasi manusia."