19 April 2012 - 19:30

Kelompok teroris Al Qaedah di Irak menyatakan bertanggungjawab atas terjadinya peledakan pada kamis (19/4) yang menewaskan sejumlah warga sipil. Mereka menyatakan sasaran peledakan adalah militer dan kesatuan keamanan Irak.

Menurut Kantor Berita ABNA, kelompok teroris Al Qaedah di Irak menyatakan bertanggungjawab atas terjadinya peledakan pada kamis (19/4) yang menewaskan sejumlah warga sipil. Mereka menyatakan sasaran peledakan adalah militer dan kesatuan keamanan Irak. Lebih lanjut kelompok teroris tersebut menyatakan mengaku sebagai pelaku peledakan di sekitar 10 kota besar di penjuru Irak yang menewaskan puluhan orang warga sipil. Menukil dari media berita setempat, ledakan bom terakhir menewaskan sedikitnya 30 orang warga sipil Irak dan 117 orang lainnya mengalami luka-luka. Sementara ledakan yang terjadi di Baghdad sedikitnya merenggut nyawa 12 orang. Kebanyakan peledakan bom terjadi di kawasan pemukiman warga Syiah. Pihak keamanan pemerintah Irak secara resmi menyampaikan korban keseluruhan warga sipil Irak yang tewas akibat aksi-aksi terorisme berjumlah 351 orang dan yang mengalami luka-luka 1461 orang.