Menurut Kantor Berita ABNA, rezim penjajah zionis memancing kemarahan umat Islam dengan megubah pemakaman muslim di Quds Palestina menjadi areal parkir kendaraan. Mustafa Abu Zahra, petugas pemakaman muslim tersebut ketika diwawancarai menyatakan, "Kami sampai detik ini mengecam tindakan Israel ini, dan kami telah berkali-kali mengatakan bahwa mengubah pemakaman menjadi arel parkir kendaraan sangat tidak bisa ditolerir, hanya saja kami benar-benar tidak memiliki kekuatan apapun untuk mencegah." "Pemuliaan terhadap jenazah kaum muslimin sama halnya ketika masih hidupnya, seandainya pemakaman yang dirubah menjadi areal parkir ini adalah pemakaman Yahudi ataupun Kristiani, pasti seluruh dunia akan mengecamnya dan menyebutnya tindakan biadab." Tegasnya. Dinukil dari media setempat, rezim Zionis yang mendapat dukungan Negara-negara Arab melakukan pembangunan besar-besaran di kota Quds, sampai saat ini proses pembangunan pemukiman Yahudi masih terus berlanjut.
12 April 2012 - 19:30
Kode berita: 308317
Rezim penjajah zionis memancing kemarahan umat Islam dengan mengubah pemakaman muslim di Quds Palestina menjadi areal parkir kendaraan.