22 November 2011 - 20:30

Dalam kunjungannya ke Rusia, ulama Marja Taklid Ayatullah Nuri Hamadani menyempatkan diri untuk bertemu dengan perwakilan pemuda Rusia.

Menurut Kantor Berita ABNA, dalam kunjungannya ke Rusia, ulama Marja Taklid Ayatullah Nuri Hamadani menyempatkan diri untuk bertemu dengan perwakilan pemuda Rusia. Dalam pembukaan pertemuan tersebut Hujjatul Islam Saliki melaporkan keberhasilan kerjasama yang telah dicapai Jamiatul Mustafa dengan bidang kebudayaan Negara Rusia. Pembicaraan berikutnya diwakili oleh beberapa pelajar agama dan ruhaniawan Rusia yang menyambut kedatangan Ayatullah Nuri Hamadani dengan suka cita. Menurut mereka, kedatangan Ayatullah Nuri Hamadani merupakan kunjungan pertama ulama marja taklid sepanjang sejarah Rusia dan itu tentu sangat membahagiakan bagi mereka.

Selanjutnya Ayatullah Nuri Hamadani menyampaikan ceramahnya dalam pertemuan tersebut. Beliau membuka ceramahnya dengan ucapan suka cita yang serupa, telah begitu sangat berbahagia mampu mengadakan perjalanan ke Rusia dan bertemu dengan orang-orang yang begitu mencintai ilmu dan mengagungkan ulama.

Dalam ceramahnya yang bertemakan wajibnya menuntut ilmu bagi setiap muslim beliau mengatakan, "Kewajiban menuntut ilmu sangat ditekankan dalam banyak hadits Nabi. Ada tiga tahapan yang harus ditempuh oleh para penuntut ilmu dan telah menjadi kewajiban mereka setelah menuntut ilmu. Pertama adalah memberi petunjuk kepada masyarakat. Tugas tersebut sebagaimana tugas yang diemban para anbiyah as. Kedua, hidup ditengah-tengah masyarakat dan berusaha meringankan beban yang mereka tanggung. Ketiga, penuntut ilmu harus mampu membaca tanda-tanda zaman. Harus mampu mengetahui apa yang dibutuhkan oleh zamannya untuk kemudian mampu menghadapinya."

Diakhir pembicaraannya, Ayatullah Nuri Hamadani menyinggung kebangkitan umat Islam yang saat ini melanda di beberapa Negara mayoritas berpenduduk muslim. Beliaupun tanpa ragu menyebutkan akar dari kebangkitan umat Islam saat ini adalah revolusi Islam yang terjadi di Iran pada tiga dekade lalu. Setelah berceramah, Ayatullah Nuri Hamadani menyempatkan diri memberikan jawaban atas beberapa pertanyaan yang diajukan peserta. Akhir dari pertemuan tersebut adalah diselenggarakannya shalat berjama Dhuhur dan Ashar dengan Ayatullah Nuri Hamadani sebagai imam jama'ah.