4 Oktober 2011 - 20:30

"Sampai saat ini jumlah keseluruhan korban belum dapat dipastikan. Pihak keamanan masih sedang melakukan penyelusuran di lokasi peledakan. Namun peristiwa peledakan sudah dapat dipastikan merupakan tindakan terorisme yang disengaja untuk menimbulkan keresahan warga dan mengacaukan keamanan."

Menurut Kantor Berita ABNA, sumber berita Irak mengabarkan kejadian meledaknya empat bom di kota Karbala Irak yang merenggut nyawa sejumlah orang dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka. Sampai saat ini baru terindentifikasi 12 jenazah yang telah menjadi korban peledakan. "Sampai saat ini jumlah keseluruhan korban belum dapat dipastikan. Pihak keamanan masih sedang melakukan penyelusuran di lokasi peledakan. Namun peristiwa peledakan sudah dapat dipastikan merupakan tindakan terorisme yang disengaja untuk menimbulkan keresahan warga dan mengacaukan keamanan." Jelas salah seorang anggota kepolisian Irak.

Laporan wartawan ABNApun yang saat ini berada di lokasi kejadian belum dapat melaporkan kepastian jumlah korban pada peristiwa peledakan tersebut. Terjadi kesimpangsiuran kejadian sebenarnya mengenai peledakan tersebut. Media berita Reuters melaporkan bahwa terjadi dua kali peledakan di Karbala sementara stasiun TV Al Jazeerah mengabarkan terjadi 4 ledakan di kota Karbala tersebut.

Sementara pihak Rumah Sakit yang merawat korban berikut pengakuan saksi mata menyebutkan ada sekitar 52 orang yang meninggal dan luka-luka akibat ledakan bom tersebut. Diberitakan pula ledakan dasyhat dari bom tersebut bukan hanya menewaskan dan melukai puluhan orang namun juga merusak beberapa bangunan dan sejumlah kendaraan yang berada disekitar lokasi kejadian. Saat ini lokasi ledakan sementara diamankan polisi dan dikosongkan dari warga untuk kemudian dilakukan penyisiran, sebab dikhawatirkan terjadi ledakan susulan. Belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas tragedi tersebut.