17 September 2011 - 19:30

Konferensi Internasional Kebangkitan untuk pertama kalinya dibuka tepat pukul 10.35 waktu setempat Sabtu (17/9) kemarin ditandai dengan pembacaan Al-Qur'an oleh qari internasional Karim Manshur.

Menurut Kantor Berita ABNA, Konferensi Internasional Kebangkitan untuk pertama kalinya dibuka tepat pukul 10.35 waktu setempat Sabtu (17/9) kemarin ditandai dengan pembacaan Al-Qur'an oleh qari internasional Karim Manshur. Setelah itu DR. Ali Akbar Velayati ketua penyelanggara konferensi tersebut dalam sambutannya mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran para undangan dan berbagai pihak yang telah bekerja sama untuk menyukseskan konferensi yang diadakan di Teheran, Republik Islam Iran tersebut.

Beliau dalam sambutannya tersebut menyebutkan pentingnya kebangkitan Islam saat ini yang hanya dapat diperoleh dengan perjuangan politik dan kebudayaan. Selanjutnya beliau menyebutkan bahwa pembebasan tanah suci Al Quds dan keseluruhan tanah Palestina dari penjajahan rezim Zionis Israel adalah salah satu rukun terpenting dari kebangkitan Islam.

Dibagian penutup dari sambutannya beliau kembali mengucapkan banyak terimakasih kepada para peserta yang telah memenuhi undangan pihak penyelenggara termasuk kehadiran DR. Mahmud Ahmadi Nejad Presiden Republik Islam Iran yang turut hadir dalam pembukaan konferensi internasional tersebut.

Konferensi Internasional Kebangkitan Islam, Sabtu, 17/9/2011 dimulai dengan pidato Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatollah Al Udzma Sayid Ali Khamenei. Menurut rencana, konferensi yang melibatkan lebih dari 700 politisi dan pemuka agama dari barbagai penjuru dunia tersebut, akan berlangsung selama dua hari.