Menurut Kantor Berita ABNA. Hari ke-53 pergerakan masyarakat Bahrain pada hari Rabu revolusi kembali menyerahkan syahid ke-26.
Jam 00.05 dini hari waktu Teheran. Takbir Bahrain. Takbir penantian pada kemenangan.
Masyarakat Bahrain baik di kota maupun desa masih terus menyerukan takbir mereka. Takbir hingga hak-hak syar’i didapatkan.
Jam 00.30 dini hari waktu Teheran. Menyebarnya gambar syahid ke-26 yang telah mengalami siksaan sebelumnya.
Pada hari Rabu menyebar gambar syahid Haji sayid Hamid Mahfudz Ibrahim, syahid yang ke-26 demi menyampaikan masyarakat Bahrain pada jalan kemerdekaan. Beliau dibungkus dalam plastik hitam. Sebuah mobil melemparkan jenazah beliau ke depan rumah beliau.
Gambar yang telah menyebar dari syahid ini menunjukkan bahwa beliau syahid setelah mengalami siksaan yang sangat berat.
Jenazah syahid ini pada hari Rabu sudah dimakamkan di kawasan bernama Sara.
Jam 02.36 dini hari waktu Teheran. Kembali aktivis politik Bahrain dicekal.
Abdul Hamid Murad pimpinan pusat pergerakan “Wa’d” termasuk kelompok yang bertentangan dengan pemerintah telah dicekal.
Jam 08.35 dini hari waktu Teheran. Tuduhan Amerika pada Iran.
Menteri pertahanan Amerika yang datang ke Riyadh untuk menemui raja Abdul Aziz. Dia tanpa dalil dan alasan apapun mengemukakan bahwa Iran memiliki peranan atas apa yang terjadi di Bahrain dan juga Negara-negara kawasam yang lain.
Robert Gist, pada hari Rabu di Riyadh setelah bertemu dengan Malik Abdullah Raja Ali Su’ud tanpa memberikan dalil berkeyakinan,” Kami memiliki saksi bahwa Iran sedang berusaha memanfaatkan kondisi yang kini sedang terjadi di Bahrain.”
Robert tidak mengungkapkan Amerika sendiri atas alasan apa menuduh Iran telah turut campur dalam urusan Negara asing tersebut.
Tuduhan akan turut campur Iran dari menteri pertahanan Amerika. Padahal dunia menjadi saksi bahwa Amerika adalah pemberi lampu hijau pembunuhan di Bahrain sehari sebelumnya oleh tentara-tentara Arab Saudi yang dikirim ke Bahrain. Sekarang muncul pertanyaan dibenak masyarakat umum dunia bahwa nasihat Iran pada pimpinan Bahrain berdasarkan pada tidak adanya hubungan antara keduanya atau kedatangan secara nyata dimedan dalam rangka membubarkan barisan masyarakat Bahrain yang tidak memiliki pelindung (yang pantas disebut sebagai turut campur)?
Menarik dikatakan bahwa Amerika adalah pemilik asli skenario peringatan Iran pada Negara-negara kawasan timur tengah dan berusaha sehingga dengan menyimpang dari pemikiran umum dari revolusi dikawasan itu kemudian bisa mengambil daerah kekuasaan selain juga tetap bisa membiarkan kerajaan yang ada sehingga bisa difungsikan sesuai kepentingan mereka. Hal itu dinilai sebagai sebuah poin untuk lebih memberikan penekanan pada Negara Islam Iran.
Jam 10.14 pagi hari waktu Teheran. Di Bahrain telah terbentuk pasukan al-Mahdi.
Sekelompok pemuda revolusioner Bahrain mengumumkan bahwa pembunuhan masyarakat Bahrain tidak akan berlangsung terus menerus, jika pemerintah Bahrain tidak memperhatikan permintaan mereka maka mereka akan mengambil langkah lain untuk mencapai tujuan mereka.
Jam 12.15 waktu Teheran.
Pembebasan salah satu penentang pemerintah Bahrain.
Sebagian berita belum diyakinkan bahwa Abdul Hamid Murad anggota musyawarah pusat organisasi Wa’d yang juga memegang kepemimpinan dinas politik kelompok ini petang kemarin ditangkap aparat keamanan pada 02.30 dini hari sudah dibebaskan.
Disebutkan bahwa anggota organisasi Wa’d kebanyakan dari Ahlu sunah, Abdul Hamid Murad juga salah satu anggota yang bermadzhab suni. Bantuan dan kerjasama kelompok ahlu sunat dalam aksi demonstrasi juga menjadi hal yang perlu diperhitungkan andilnya dalam perlawanan yang dilakukan masyarakat Bahrain.
Jam 12.55 waktu Teheran. Para pelajar Asing berkumpul di kedutaan Arab Saudi dan Bahrain di Teheran.
Sekelompok pelajar Asing Jamiatul Musthafa pada hari jumat berkumpul di kedutaan Arab Saudi dan Bahrain serta di kantor Perwakilan PBB di Teheran.
Pimpinan hauzah ilmiah asal Bahrain yang kini tinggal di Bahrain menjelaskan pada hari rabu anak-anak pelajar asing sudah mendaftarkan nama mereka untuk bergabung dalam demonstrasi yang dilaksanakan di Teheran itu.
Abdullah menambahkan,”Tempat pendaftaran diadakan di madrasah Hujatiah dan beberapa madrasah yang berada dalam naungan Jamiatul Musthafa.
Dia menjelaskan,’’Perkumpulan ini ditujukan untuk memprotes pembunuhan yang diadakan di Bahrain danuntuk meminta agar tentara Arab Saudi segera meninggalkan Bahrain.(*)