23 Maret 2011 - 19:30

Para demonstran Turki melihat, masuknya militer Arab Saudi ke Bahrain dan menyerang para demonstran penuntut keadilan tidak ubahnya dengan penyerangan militer Israel ke Palestina dengan membunuhi rakyat mazlum Palestina.

Menurut Kantor Berita ABNA, ratusan warga Turki berkumpul di depan kantor Konsulat Arab Saudi untuk Turki di Istanbul. Mereka mengecam campur tangan Arab Saudi atas konflik internal Bahrain dengan mengirimkan pasukan militer untuk menghentikan aksi unjuk rasa rakyat Bahrain.

Para demonstran Turki melihat, masuknya militer Arab Saudi ke Bahrain dan menyerang para demonstran penuntut keadilan tidak ubahnya dengan penyerangan militer Israel ke Palestina dengan membunuhi rakyat mazlum Palestina.

Tuntutan demonstran Turki, agar Saudi segera menarik pasukan militernya dari Bahrain, dan menuntut agar rezim Al Khalifah memenuhi tuntutan sah rakyatnya. Dengan menyuarakan, "Rakyat Bahrain adalah Saudara Kami", dan kecaman terhadap rezim Al Khalifah dan Al Saud atas kezaliman dan kediktatoran mereka, para demonstran juga menuntut agar organisasi-organisasi Islam dan penegak HAM tidak berdiam diri saja dalam menyikapi tragedi kemanusiaan yang terjadi di Bahrain.

Dalam aksi tersebut, para demonstran menunjukkan kemarahannya dengan membakar bendera AS, Israel dan poster Malik Abdullah. Unjuk rasa aktivis HAM dan Kemanusiaan juga tengah berlangsung di Ankara, ibu kota Turki dengan tuntutan yang serupa. Mereka meminta agar Saudi segera menarik pasukan militernya dari kawasan Bahrain.