4 Februari 2011 - 20:30

Ayatullah Nuri Hamadani menentang perlindungan ulama-ulama Al Azhar pada Presiden Mesir Husni Mubarak beliau berkata,” Ulama-ulama Al Azhar memfatwakan haram atas demonstrasi Masyarakat Mesir padahal Husni Mubarak adalah pribadi yang rusak dan suka bergelimang kemaksiatan.”

Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Uzhma Husain Nuri Hamadani pada saat bertemu dengan para komandan Tentara Keamanan Iran serta para Mahasiswa Basiji Univeristas Fars  dengan mengisyaratkan pada kejadian yang sedang berlangsung akhir-akhir ini menerangkan,” Hentakan yang diberikan Revolusi Islam Iran kini telah merembes ke berbagai Negara Timur Tengah diantaranya sudah sampai ke Negara Tunisia, Mesir, Yordania dan Yaman."

Beliau menambahkan bahwa di Tunisia Adzan setelah 50 tahun baru kembali terdengar lagi dan Shalat Jum’at setelah 25 tahun baru diselenggarakan kembali.

Ulama Marja Taqlid ini berkaitan demonstrasi di Mesir mengatakan, ”Mesir adalah Negara yang penting dan memiliki peninggalan budaya tua, akan tetapi sangat disayangkan Negara tersebut dipimpin oleh seseorang yang bergandengan mesra dengan Rezim zionis dan Amerika.” Beliau menambahkan, ”Rezim Husni Mubarak sama sekali tidak mendapatkan dukungan dari Masyarakat dan hanya Obama dan Amerika yang Mau mendukungnya (dimana akhirnya juga turut berubah pikiran)."

Husni Mubarak adalah Manusia Fasik Sekaligus Zalim

Ayatullah Nuri Hamadani cukup geram kepada ulama-ulama Al Azhar karena menjadi salah satu pelindung Husni Mubarak, “Al Azhar dengan berlandaskan pada Surah AlBaqarah ayat 27 memberikan fatwa keharaman untuk melakukan Demonstrasi, dan perlu diketahui bahwa ayat tersebut tidaklah ada sangkut pautnya dengan para Demonstran akan tetapi berhubungan langsung dengan sosok Fasik dan Ahli Maksiat yaitu Husni Mubarak dan Rezimnya yang bekerjasama dengan Rezim Zionits dan Amerika. Seharusnya mereka menolong masyarakat Mesir yang terdhalimi bukan sebaliknya.”

Beliau menambahkan, ”Islam melarang melakukan kontak fisik dengan Ahlu Sunah karena musuh akan memanfaatkannya, dan kami bersedia melakukan dialog dengan ulama Ahlu Sunah namun sangat disayangkan mereka tidak siap untuk berdialog.”

Keutuhan Pemerintahan Bergantung kepada Apa?

Pada kesempatan lain beliau juga menyinggung peran besar Pemerintah dan menjelaskan, ”Keabsahan dari segi syariat, diterima, dan menajemen yang benar adalah landasan dasar dari suatu Pemerintahan."

Ayatullah Nuri Hamadani selain menyebutkan tiga syarat diatas juga menambahkan,” Pada