31 Desember 2010 - 20:30

Ayatullah Malakuti dihadapan para panglima Tentara Republik Islam Iran berkata,”Dimana pun ada persatuan maka musuh tidak akan pernah menyerang kesana.”

Menurut Kantor Berita ABNA, beliau pada hari rabu  (29/12) dihadapan para panglima tentara, angkatan darat, laut dan udara dan tentara sukarela Iran bertempat di tempat kerja beliau di kota Qom setelah mengisyaratkan riwayat terkait jihad menilai bahwa membela pemerintahan Islam adalah sebuah jihad di jalan Allah swt.

Salah satu pengajar Hauzah Qom ini setelah menyinggung sejarah masa lalu dimana Islam sebelumnya tidak memiliki kekuatan apa-apa berkata,” Sekarang ini berkat perjuangan pejuang islam, Islam telah tersebar keberbagai penjuru dunia.”

Beliau juga mengingatkan,” Ikhtilaf yang terjadi diantara umat Islam dan terputusnya sejarah Nabi Muhammad saw pada zaman Bani Umayah telah menjadi penyebab kemandekan dunia Islam.”

Ayatullah Malakuti menambahkan,”Sekarang musuh hanya menyerang pada suatu kawasan perselisihan dan mereka tidak akan pernah menyerang dikawasan yang terus menjaga persatuan.”

Di akhir ceramahnya dia menilai bahwa tentara Iran merupakan para penjaga perdamaian yang sesunguhnya.

Pada awal pertemuan itu Hujjatul Islam wal Muslimin Muhammad Ali Hasyim sebagai perwakilan wali faqih dalam Badan Tentara Islam Iran mengucapkan terimakasih pada Ayatullah Malakuti atas bantuan yang diberikan pada saat Difa’ Muqadas menghadapi serangan Irak dan sekutunya. (*)