12 Oktober 2010 - 20:30

Organisasi Amnesti Internasional menyatakan adanya dugaan keras lebih dari 250 aktivis Syiah yang ditangkap pemerintah Bahrain akan mendapat siksaan di penjara.

Menurut Kantor Berita ABNA, penangkapan dan pemenjaraan 250 aktivis Syiah tersebut mengiringi menjelangnya pemilihan umum parlemen pada 23 Oktober nanti.

Human Right Watch menyatakan adanya upaya pihak kerajaan Bahrain untuk menghalang-halangi aktivis pembela HAM untuk berbicara mengenai nasib 250 aktivis Syiah yang ditangkap dan dipenjarakan. Disinyalir pihak kerajaan Bahrain yang didominasi Sunni telah mengambil langkah intensif untuk melemahkan suara Syiah dengan menangkap puluhan tokoh Syiah dengan tuduhan rencana menggulingkan kerajaan.

Mayoritas penduduk kerajaan Bahrain adalah warga Syiah. Namun meskipun mayoritas, kelompok Syiah senantiasa mendapat kebijakan-kebijakan yang tidak adil dari pemerintah kerajaan Bahrain.