Menurut Kantor Berita ABNA, kumpulan pengajar hauzah ilmiah Qom beserta beberapa rohaniawan anggota majlis permusyawaratan rakyat melakukan kunjungan ke Rahbar guna menepis isu-isu negatif yang ditebarkan kelompok anti wilayatul faqih. Disampaikan bahwa para pelajar dan pengajar hauzah ilmiah Qom adalah pengikut setia wilayatul faqih dan mereka tidak pernah memberi ruang bagi para pembangkang wilayatul faqih sedikitpun. Terkait hal ini Hujjatul islam wal muslimin Sayid Muhammad Ghurowi seorang tenaga pengajar hauzah mengisyaratkan bahwa dengan adanya hubungan langsung antara para pelajar agama dan para
marji taqlid dengan Rahbar mengatakan bahwa dalam segala kondisi Hauzah ilmiah Qom serta para marja terkemuka senantiasa taat mengikuti ketetapan Rahbar.
Dihadapan para wartawan Ghurowi menegaskan bahwa tidak ada sedikitpun perpecahan antara para aktivis agama (rohaniawan) dengan pihak rahbar, beliau menambahkan: Para marji terkemuka serta presiden adalah pengikut mutlak keputusan Rahbar, karena Rahbar adalah orang yang paling pantas menduduki kedudukan wilayatul faqih.
Ghurawi dengan mengisyaratkan pada pertemuan antara rahbar dan para aktivis agama tersebut berkata, “Pasti pertemuan ini akan menjadi pertemuan yang sangat menarik. Ini akan menggagalkan isu dusta yang sengaja disebarkan guna menggagalkan pertemuan ini.”
Salah satu anggota majelis permusyawaratan terkait adanya hubungan antara para rohaniawan dan marja taqlid dengan Rahbar berkata. “Para marji dan rohaniawan meyakini bahwa dalam segala kondisi wilayatul faqih adalah titik percepatan dan kemajuan dari pemerintahan Iran.”
Hujjatul Islam Mahmud Daulat Abadi menambahkan bahwa para marja dan rohaniawan adalah pelaksana mutlak dari keputusan Rahbar karena semua keputusannya pasti ditujukan demi kepentingan islam, hingga sekarang semua keputusan beliau terbukti berpengaruh positif dalam kemajuan Iran.
Terkait pertemuan para Rohaniawan dengan rahbar yang berencana akan dilakukan pada waktu dekat di kota Qom, beliau menjelaskan, “Sejak dulu hingga kini Rahbar selalu memikirkan perkembangan dan kemajuan hauzah ilmiah Qom, karena itulah maka dalam waktu dekat beliau akan datang ke Qom untuk bersilaturahmi dan berbincang dengan para Rohaniawan dan marji taqlid yang ada.”