Menurut Kantor Berita ABNA, Kepala Dinas Bidang Haji Republik Islam Iran Ali Layali dalam jumpa pers dihadapan para wartawan berkata, "Insya Allah tahun ini akan diberangkatkan 103 ribu orang peziarah Iran menuju Makkah al Mukaromah, hal ini berarti bertambah 2000 peziarah dibandingkan tahun sebelumnya."
Beliau menambahkan, "Di antara para peziarah tersebut ada anak kecil berumur 6 tahun yang berasal dari Teheran, dan juga kakek berumur 103 tahun asal Kurdistan ikut serta dalam rombongan haji tamatu’ tahun ini."
Ali Layali menjelaskan bahwa pada beberapa tahun terakhir terjadi permasalahan pemberangkatan dan pemulangan jamaah haji di bandara baik di tempat pemberangkatan maupun di bandara tujuan, karenanya dengan keluarnya kebijakan baru dalam pengurusan haji tahu ini ia menyampaikan harapan, "Dengan adanya tambahan pesawat terbang Mohan serta satu maskapai penerbangan dari Arab Saudi yang lain serta adanya tambahan menjadi empat kali penerbangan berangkat dan pulang kita semua akan menjadi saksi berkurangnya jumlah para peziarah yang pulang terlambat ke tanah air."
Dia juga memaparkan bahwa jumlah peziarah Iran yang sedang menunggu giliran melakukan Haji tamatu’ berkisar sampai satu juta tujuh ratus ribu orang, dan untuk setiap tahunnya pada ukuran sedang ada seratus ribu orang yang berkesempatan naik haji. Kepala Dinas kepengurusan haji menjelaskan dengan sistem yang baru diterapkan ini maka waktu yang diperlukan untuk memberangkatkan total keseluruhan calon haji tamatu’ tersebut kurang lebih selama 17 tahun.
Dia juga mengabarkan terkait kenaikan haji diluar giliran yaitu untuk para peziarah yang berumur 80 tahun keatas. Dia berkata : “Semua peziarah yang telah mendaftar sejak tahun 2005 M atau siapapun dari mereka yang berumur 80 tahun keatas maka mereka berkesempatan menunaikan haji pada tahun ini. Bagi para pendaftar haji tahun 2007 M dan sekarang sudah berumur 90 tahun maka diikutkan dengan haji diluar giliran. Dikarenakan sebanyak dua juta orang pendaftar haji berumur 86 tahun pada bulan Mehr (antara bulan september dan oktober) tahun ini maka dilakukan pemilihan, sebagian dari orang-orang yang muncul namanya pada pemilihan tersebut akan dikirim dalam umrah secara mandiri."
Dikarenakan para pendaftar umroh tahun 1486 HQ sampai tahun 1492 HQ akan segera menjalankan haji. Layali menerangkan untuk pendaftaran baru Umroh tanpa haji dimulai pada pertengahan tahun14 90 HQ. hal ini dikarenakan jatah pemberangkatan Umroh tanpa haji hanya dilaksanakan setiap enam tahun sekali. Dia menambahkan bahwa para pendaftar tersebut tahun 1493 HQ sudah bisa diberangkatkan. Sejak tahun depan waktu penantian bagi para peziarah haji berkurang menjadi tiga tahun.
Kepala dinas ini juga terus berupaya memperbaiki sistem dan segala kekurangan yang sebelumnya ditemukan. Ketika para peziarah haji diberangkatakan pada tahun 1490 HQ maka persiapan untuk para peziarah umroh juga dimulai, berdasarkan rencana seharusnya dua minggu pertengahan bulan bahman tahun 1490 HQ sudah mulai diberangkatkan.