Menurut Kantor Berita ABNA, dalam jumpa persnya Kepala Kepolisian Wilayah Kurdistan Republik Islam Iran menyampaikan di hadapan para wartawan, "Tepat jam 5 lewat 10 menit dini hari, dua orang yang melalui jalan di Maidan Azadi kota Sanandaj melepaskan tembakan beruntun ke pos polisi yang menewaskan 4 orang anggota kepolisian dan seorang sipil lainnya.”
Ibrahim Kazami Nejad, kepala kepolisian wilayah Kurdistan berkata, “Teroris menggunakan senjata tipe Kalashnikovs. Selain merenggut nyawa 5 orang, tindakan biadab mereka juga menciderai 4 orang sipil yang kebetulan berada di lokasi kejadian.”
"Menindak lanjuti kejadian ini, kami sesegera mungkin melakukan operasi untuk menelusuri jejak pelaku yang bertanggungjawab atas kejadian ini. Kami akan memulainya dari petunjuk-petujuk yang sudah ada di tangan kami.” Tegasnya.
Kazami Nejad menolak untuk memberikan keterangan yang lebih detail mengenai insiden ini ke pada para wartawan dengan alasan keamanan dan kepentingan penyidikan. Beliau menyampaikan bahwa tujuan utama pelaku penembakan adalah murni teror untuk menakuti warga setempat sampai mereka beranggapan pos polisi di Maidan Azadi adalah tempat yang tidak aman. Sampai saat ini tidak ada satupun kelompok teroris yang berkaitan dengan AS ataupun Zionis yang memberi pengakuan bertanggungjawab atas peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian Kurdistan mengumumkan nama-nama polisi yang gugur dalam peristiwa tersebut, sebagai berikut: Ahmad Ja’fari Hashimi, Mustafa Karamati, Ramin Amir Qalbi dan Syahram Nasrul Elahi.