Menurut Kantor Berita ABNA, Hadhrat Ayatullah Al Uzhma Makarim Syirasi dalam majelis kajian tafsir beliau yang diselenggarakan setiap hari di Haram Hadhrat Maksumah (s) mengenai perlakuan sewenang-wenang pemerintah Saudi dan Bahrain kepada warga Syiah, mengatakan, “Setelah membaca surat dari pemerintah Bahrain dan Arab Saudi yang sampai ke tangan kami, maka kami tahu apa alasan mereka menangkap tokoh-tokoh Syiah di negeri mereka, ulama-ulama Wahabi ingin mengambil alih peran-peran ulama Syiah di tengah-tengah masyarakat.”
Beliau juga mempersoalkan lembaga-lembaga HAM internasional yang diam saja dan tidak bertindak apa-apa melihat perlakuan sewenang-wenang kedua penguasa negeri tersebut terhadap warga Syiah. Beliau berkata, “Lembaga-lembaga internasional itu bangun atau sedang tertidur? Apakah mereka tidak melihat semua kesewenang-wenangan, kezaliman dan tekanan yang dihadapi orang-orang Syiah? Apa karena tidak ada kaitannya dengan mereka, mereka diam saja? Sewaktu ada seseorang dari firqah yang sesat ditangkap di Iran mereka berteriak keras namun mengenai pelanggaran hak asasi manusia yang dihadapi orang-orang Syiah mereka diam saja.”
Ustadz pengajar di Hauzah Ilmiah ini menyampaikan pesan yang ditujukan kepada para penguasa Bahrain dan Arab Saudi. Beliau berkata, “Kamu tahu, bahwa warga Syiah adalah orang-orang yang paling setia kepada negaramu, Al-Qaidah dan semacamnya tidak akan pernah setia kepadamu.”
Beliau mengingatkan adanya konspirasi berbahaya yang mengancam dunia Islam, karenanya beliau meminta kepada kaum muslimin agar di malam-malam lailatur Qadr berdoa untuk kebaikan seluruh kaum muslimin.