Menurut Kantor Berita ABNA, dalam acara pembukaan festival yang dihadiri oleh Presiden, Menteri Pemberdayaan Perempuan, kementrian agama, menteri perekonomian dan sebagian besar pejabat negara Indonesia serta tamu-tamu kehormatan negara hadir ini menghadirkan agenda yang beragam.
Dalam festival ini, agenda-agenda yang direncanakan seperti musabaqah hafal, tilawatil dan tafsir Al-Qur’an, begitu juga dengan seminar dan pertemuan membahas seputar ekonomi Islam dan Bank Syariah, produk halal, peranan zakat dalam perekonomian Islam, 30 tahun peranan sistem bank syariah di Indonesia, pengecekan mengenai halal-haramnya makanan yang diperjualbelikan selama Ramadhan dan agenda lainnya. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari di Jakarta.
Negara Republik Islam Iran pada agenda musabaqah tilawatil Qur’an mengutus qarinya Purzargar, dan Abidin Zadeh dalam kategori lomba menghafal Qur’an dan ust. Barhaste pada cabang hafal dan tartil. Serta turut berpartisipasi dengan menyediakan beberapa stand dalam festival ini, seperti stand yang memamerkan majalah-majalah, kitab-kitab, cetakan Al-Qur’an khas Iran dan juga pertunjukan film dokumenter. Bahkan telah diagendakan, setelah kegiatan empat hari ini, rombongan Iran juga akan melakukan pameran di beberapa kota besar di Indonesia.