Menurut Kantor Berita Ahlul Bait, ABNA, pemain bintang ini saat wawancara dengan harian “Dirspiegel” menegaskan keyakinannya yang mendalam terhadap agama Islam dan ia menyatakan: Setiap sebelum pertandingan di piala dunia Afsel saya selalu membaca Al-Qur’an al Karim.
Ia menceritakan bahwa rekan setimnya memilih untuk diam (tidak ribut) saat ia membaca Al-Qur’an supaya ia bisa konsentrasi dan membaca dengan penuh teliti. Kebiasaan ini saya lakukan sebelum pertandingan karena ini sangat membantu konsentrasi saya. Tim nasional Jerman tampil begitu cemerlang pada piala dunia kali ini dan dengan gol pemuda Muslim berusia 21 tahun ini yang menembus gawang Gana pada pertandingan penyisihan group membawa Jerman ke babak berikutnya, dan Jerman sedang berharap untuk menjadi juara piala dunia keempat kalinya.