Menurut laporan kantor berita ABNA, Ayan Harsi Ali, seorang perempuan yang sempat tinggal beberapa lama di Belanda, akhir-akhir ini tinggal di Amerika dan mendapatkan perlindungan hukum dari negara itu. Dalam buku barunya yang berjudul Al Badawi ia mengkritik total ajaran-ajaran Islam yang berdasarkan Al Qur’an dan hadis-hadis nabi.
Ia mengutarakan berbagai pertanyaan-pertanyaan yang membawa syubhat dengan tujuan mempertanyakan Ushuluddin dan keyakinan-keyakinan Islam.
Dalam surat kabar As Syarq Al Awsath diberitakan: seorang beragama kristen saat mendengar kritikan terhadap agamanya, ia tidak begitu menghiraukanny. Namun jika seorang Muslim mendengar hinaan terhadap Islam, ia pasti marah. Untuk apakah Muslimin sekeras dan sesensitif ini? Pertanyaan itu dijawab sendiri bahwa karena Muslimin secara fanatik telah berkeyakinan bahwa apa yang disebutkan dalam Al Qur’an adalah benar dan nabi mereka adalah maksum; dan mereka diwajibkan untuk membela Islam bagaimanapun juga.
Perempuan asal Somalia ini juga mengungkapkan bahwa pandangan umum tentang kita tidak boleh menghina agama tertentu karena akan menyebabkan penginaan terhadap para pemeluknya, adalah salah.