25 Oktober 2026 - 22:51
Ulama Bahrain yang Dipenjara Juga Mengikuti Jalan Pemikiran Syahid Nasrallah + Video

Syekh Rasyid al-Rasyid mengatakan kepada wartawan ABNA bahwa salah satu pencapaian terbesar Syahid Nasrallah adalah membawa gerakan perlawanan melampaui sekadar mazhab pemikiran dan mengubahnya menjadi sebuah proyek peradaban yang nyata dan konkret.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Syekh Rasyid al-Rasyid, anggota Dewan Pusat Partai Aksi Islam Bahrain, dalam wawancara dengan wartawan ABNA menyoroti kedudukan istimewa Syahid Sayyid Hasan Nasrallah.

Ia menegaskan bahwa Sayyid Hasan Nasrallah bukan sekadar sosok yang mewakili sebuah mazhab pemikiran dalam gerakan perlawanan. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah keberhasilannya mengubah gagasan perlawanan menjadi sebuah proyek peradaban yang nyata dan dapat diwujudkan dalam kehidupan.

Syekh Rasyid al-Rasyid menjelaskan bahwa Syahid Nasrallah telah mewujudkan makna sejati wilayah dalam tindakan nyata.

Ia menegaskan, “Syahid Nasrallah tidak hanya menaati Wilayatul Fakih, tetapi juga menyatakan keyakinannya tersebut secara terbuka dengan penuh kebanggaan dan kehormatan. Ia merumuskan sebuah peta jalan peradaban baru yang menempatkan Wilayatul Fakih dan ketaatan kepadanya sebagai tiang utama penyangga umat Islam.”

Anggota Dewan Pusat Partai Aksi Islam Bahrain itu juga menyinggung keberlanjutan perjuangan tersebut melalui para ulama umat Islam.

Ia menambahkan, “Saat ini, para ulama umat Islam, termasuk ulama Bahrain yang ditahan di penjara-penjara rezim Bahrain dengan tuduhan meyakini Wilayatul Fakih, juga sedang menempuh jalan yang sama.”

Pada akhir wawancara, Syekh Rasyid al-Rasyid menegaskan bahwa pencapaian-pencapaian tersebut merupakan buah dan hasil dari mazhab pemikiran Syahid Sayyid Hasan Nasrallah.

Menurutnya, pemikiran tersebut kini telah mengakar dalam ranah pemikiran kemanusiaan dan global serta membuktikan keberadaan sebuah proyek peradaban besar yang disebut Wilayatul Fakih.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha