14 Oktober 2026 - 18:53
Vatikan Konfirmasi Paus Leo XIV Mengidap Kanker Paru-Paru

Vatikan mengumumkan bahwa Paus Leo XIV, pemimpin tertinggi Gereja Katolik, didiagnosis mengidap kanker paru-paru setelah menjalani operasi di Roma, Italia. Operasi pengangkatan sebagian paru-paru kanannya dilaporkan berlangsung dengan sukses.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Berdasarkan keterangan yang dikeluarkan Vatikan, Paus Leo XIV yang kini berusia 71 tahun didiagnosis mengidap kanker paru-paru setelah menjalani tindakan operasi di Roma.

Dalam operasi tersebut, tim dokter mengangkat lobus bawah paru-paru kanannya. Vatikan menyatakan bahwa seluruh prosedur berjalan sesuai rencana dan berhasil dilaksanakan.

Hasil Pemeriksaan Memastikan Adanya Kanker Paru-Paru

Mengutip laporan The Guardian, pemeriksaan medis sebelum operasi telah menunjukkan kemungkinan adanya tumor pada paru-paru Paus Leo XIV.

Pemeriksaan jaringan yang dilakukan selama operasi kemudian memastikan bahwa ia mengidap adenokarsinoma paru-paru, yaitu salah satu jenis kanker paru-paru yang berasal dari sel-sel kelenjar pada jaringan paru-paru.

Berdasarkan laporan tersebut, tindakan operasi berlangsung sekitar 90 menit.

Keterangan ini juga telah dikonfirmasi melalui pernyataan resmi Kantor Pers Takhta Suci pada 13 Oktober 2026. Tim dokter menjelaskan bahwa Paus berada di ruang operasi selama kurang lebih tiga jam, sedangkan tindakan pembedahan berlangsung sekitar 90 menit.

Penyakit Terdeteksi pada Tahap Awal

Sebelumnya, pada Minggu, Paus Leo XIV mengungkapkan bahwa tim dokter menemukan sebuah nodul atau benjolan kecil pada paru-parunya ketika ia menjalani pemeriksaan kesehatan.

Menurut penjelasannya, kelainan tersebut terdeteksi pada tahap awal sehingga dokter menyarankan tindakan operasi.

Paus kemudian memutuskan untuk mengikuti rekomendasi medis tersebut.

Kardinal Pietro Parolin, Sekretaris Negara Vatikan, turut menyampaikan rasa syukur karena penyakit tersebut berhasil terdeteksi sejak dini.

Seluruh Agenda Resmi Dibatalkan hingga 20 Oktober

Vatikan menyatakan bahwa setelah menjalani operasi, Paus Leo XIV telah kembali ke ruang perawatannya. Seluruh agenda resmi Paus hingga 20 Oktober 2026 telah dibatalkan untuk memberikan waktu pemulihan setelah operasi.

Meski demikian, belum diketahui secara pasti bagaimana diagnosis penyakit tersebut akan memengaruhi aktivitas dan jadwal kepemimpinannya pada masa mendatang.

Rencana Kunjungan ke Amerika Selatan

Paus Leo XIV terpilih sebagai pemimpin Gereja Katolik pada Mei 2025, sekaligus menjadi Paus pertama dalam sejarah yang lahir di Amerika Serikat.

Sebelum diagnosis penyakit ini diumumkan, Paus telah merencanakan perjalanan selama 12 hari ke Amerika Selatan pada November 2026.

Dalam kunjungan tersebut, ia dijadwalkan mengunjungi sepuluh kota. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keputusan resmi yang diumumkan mengenai perubahan ataupun pembatalan perjalanan tersebut.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha