Menurut laporan kantor berita ABNA mengutip Al Jazeera, «Itamar Ben-Gvir», Menteri Keamanan Dalam Negeri rezim Zionis, dalam wawancara dengan Channel 7 televisi Israel mengklaim bahwa gencatan senjata di Lebanon tidak dapat berlanjut.
Pernyataan menteri Zionis ekstremis ini disampaikan saat rezim pendudukan mengakui enam kali pelanggaran gencatan senjata dalam seminggu terakhir.
Militer rezim Zionis dalam sebuah laporan mengumumkan bahwa dalam seminggu terakhir mereka telah melakukan enam serangan udara terhadap orang-orang bersenjata yang menjadi ancaman bagi tentara pendudukan di Lebanon selatan.
Kantor berita resmi Lebanon melaporkan bahwa pasukan pendudukan dengan kendaraan militer dan buldoser bergerak maju dari wilayah Hadatha menuju sekitar Haris dan menduduki salah satu rumah.
Kaum Zionis melakukan operasi pembersihan besar-besaran di wilayah tersebut sementara drone pengintai dan penyerang terbang luas di angkasa.
Your Comment