Menurut kantor berita Abna, pernyataan Kementerian Luar Negeri tentang serangan defensif Iran terhadap target rezim Zionis diterbitkan.
Teks pesan tersebut adalah sebagai berikut:
Menyusul pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata tanggal 8 April dan pengulangan tindakan agresif rezim Zionis terhadap Lebanon dan Republik Islam Iran, termasuk melalui kolaborasi dengan tentara teroris Amerika dalam serangan dua minggu terakhir terhadap kapal dan target Iran di wilayah selatan negara, serta kolaborasi dengan rezim Amerika dalam pembajakan laut terhadap rakyat Iran, angkatan bersenjata Republik Islam Iran pada Minggu malam tanggal 7 Juni 2025 dalam kerangka hak bawaan untuk membela diri secara sah sesuai dengan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa, melumpuhkan beberapa target militer di utara wilayah pendudukan Palestina.
Republik Islam Iran dengan menekankan tekad serius rakyat Iran untuk mempertahankan secara tegas keamanan dan kepentingan nasionalnya di mana pun ia anggap perlu, mengingatkan bahwa gencatan senjata di Lebanon adalah bagian tak terpisahkan dari kesepahaman gencatan senjata tanggal 8 April 2025, dan pemerintah Amerika Serikat bertanggung jawab langsung atas pelanggaran gencatan senjata oleh rezim Zionis dan konsekuensi yang timbul darinya, serta atas segala peningkatan ketegangan di kawasan.
Republik Islam Iran memperingatkan bahwa setiap petualangan jahat rezim Zionis terhadap Lebanon atau Republik Islam Iran akan menghadapi respons yang menghancurkan dan menyeluruh dari angkatan bersenjata Iran yang berani.
Your Comment