1 Juni 2026 - 22:05
Source: ABNA
2.000 Diplomat Telah Disingkirkan dari Pemerintah AS Selama Setahun Terakhir

Investigasi yang dilakukan oleh jaringan NBC menunjukkan bahwa 2.000 diplomat Amerika telah disingkirkan dari pemerintah negara tersebut selama setahun terakhir.

Menurut kantor berita ABNA, investigasi yang dilakukan oleh NBC News menunjukkan bahwa selama setahun terakhir sekitar 2.000 diplomat Amerika telah meninggalkan pemerintah AS dengan berbagai cara termasuk pemecatan atau pensiun paksa.

Berdasarkan laporan ini, persetujuan pencalonan puluhan diplomat termasuk Kelly Adams Smith, duta besar terpilih untuk Moldova, dibatalkan pada Februari 2025. Hingga Desember tahun yang sama, pemerintah AS memanggil pulang hampir 30 duta besar yang sebelumnya menjabat. Para duta besar yang dipanggil pulang memiliki waktu 90 hari untuk menemukan posisi baru atau menghadapi pensiun paksa sesuai dengan Undang-Undang Dinas Luar Negeri tahun 1980.

Laporan ini menyatakan, lebih dari setengah kedutaan besar AS (hampir 100 kedutaan) saat ini beroperasi tanpa duta besar yang disetujui oleh Senat. Separuh dari misi diplomatik, termasuk empat negara Teluk Persia bersama dengan Pakistan dan Qatar, tidak memiliki duta besar. Duta besar AS juga tidak hadir di lebih dari 75% negara-negara Afrika.

Berdasarkan laporan ini, para pejabat senior dinas luar negeri AS juga tidak hadir dalam negosiasi tingkat tinggi mengenai perang Ukraina dan Iran; sebagai gantinya kita menyaksikan kehadiran Jared Kushner, menantu presiden AS, dan Steve Witkoff, teman dekatnya.

Your Comment

You are replying to: .
captcha