28 Mei 2026 - 10:59
Source: ABNA
Pezeshkian: Kami Berterima Kasih atas Peran Konstruktif Pakistan dalam Mengurangi Ketegangan di Kawasan

Presiden negara kami dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan berterima kasih atas peran konstruktif Islamabad dalam mendukung inisiatif diplomatik dan upaya yang bertujuan mengurangi ketegangan serta mengakhiri konflik.

Menurut laporan kantor berita ABNA, Masoud Pezeshkian, Presiden Republik Islam Iran, dan Shehbaz Sharif, Perdana Menteri Pakistan, dalam percakapan telepon mereka, selain meninjau situasi terkini hubungan bilateral, juga bertukar pendapat dan berunding mengenai perkembangan regional serta proses diplomatik yang sedang berlangsung.

Presiden Republik Islam Iran dalam percakapan ini, dengan mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha kepada pemerintah dan rakyat Pakistan yang bersahabat dan bersaudara, berterima kasih atas peran konstruktif dan bertanggung jawab Islamabad dalam mendukung inisiatif diplomatik serta upaya yang ditujukan untuk mengurangi ketegangan dan mengakhiri konflik serta krisis yang sedang terjadi di kawasan.

Pezeshkian juga menekankan pentingnya kelanjutan kerja sama dan koordinasi antar negara-negara Islam dalam rangka menjaga stabilitas, keamanan, dan kepentingan bersama dunia Islam.

Perdana Menteri Pakistan dalam percakapan ini, dengan menyampaikan ucapan selamat Idul Adha kepada Presiden, pemerintah, dan rakyat Republik Islam Iran, menyatakan harapan bahwa proses diplomatik yang sedang berjalan dalam waktu dekat akan membuahkan hasil yang final, efektif, dan berkelanjutan, serta menjadi landasan bagi penguatan perdamaian, stabilitas, dan kerja sama regional.

Dalam kelanjutan percakapan telepon ini, kedua pihak dengan menekankan kedalaman hubungan historis, kultural, dan persaudaraan antara Tehran dan Islamabad, membahas cara-cara pengembangan dan peningkatan kerja sama bilateral, terutama di bidang ekonomi, perdagangan, transit, dan kepabeanan, serta menekankan perlunya mempercepat pelaksanaan kesepakatan bersama dan memanfaatkan kapasitas yang ada untuk memperluas hubungan bilateral.

Your Comment

You are replying to: .
captcha