21 Mei 2026 - 10:55
Source: ABNA
Utusan Trump: Saatnya Kembali dan Memperkuat Kehadiran Militer AS di Greenland

Utusan khusus presiden AS untuk urusan Greenland, dalam kunjungan resmi pertamanya ke pulau strategis ini, menekankan perlunya memulihkan posisi dan memperkuat kehadiran AS di kawasan ini.

Menurut ABNA mengutip Al Jazeera, Jeff Landry, utusan khusus Trump untuk urusan Greenland, mengatakan: Saya pikir sudah waktunya kita membangun kembali dan memperkuat kehadiran militer kita di Greenland.
Pernyataan ini disampaikan saat Trump menganggap pulau ini sangat penting bagi keamanan nasional AS dan mengklaim bahwa tanpa kendali Washington, kawasan ini akan jatuh ke tangan China atau Rusia.
Greenland juga merupakan jalur terpendek bagi rudal balistik dari Rusia ke Amerika.
Selama Perang Dingin, Washington memiliki 17 fasilitas militer di Greenland yang seiring waktu ditutup, dan kini hanya memiliki pangkalan antariksa Pituffik di utara pulau ini; tetapi laporan menunjukkan upaya AS untuk membangun 3 pangkalan baru di selatan pulau ini.
Pangkalan ini, yang sebelumnya dikenal sebagai Pangkalan Udara Thule, terletak di wilayah Greenland, Denmark, dan merupakan salah satu pangkalan strategis terpenting AS di luar negeri, karena merupakan perisai AS untuk melindungi kepentingannya di Arktik. Misi pangkalan ini mencakup deteksi dan pelacakan rudal balistik antarbenua di atas wilayah kutub. Pangkalan ini juga mendukung aktivitas antariksa AS.
Pernyataan Landry ini disampaikan setelah Perdana Menteri Greenland sebelumnya memperingatkan bahwa pulau ini tidak untuk dijual dan hak menentukan nasib sendiri hanya berada di tangan penduduk kawasan ini.

Your Comment

You are replying to: .
captcha