Menurut laporan kantor berita ABNA, surat kabar Maariv melaporkan bahwa Hizbullah sedang memantau pergerakan tentara Zionis di Lebanon selatan melalui kelompok pengumpul informasi dan pengawasan bersama dengan drone pengintai.
Dalam laporan ini disebutkan: Ketika pergerakan tentara Zionis dipantau, serangan menggunakan mortir, roket, dan drone bunuh diri dilakukan oleh pasukan perlawanan.
Sebelumnya, media rezim Zionis mengutip pernyataan militer rezim tersebut melaporkan bahwa selama seminggu terakhir dalam bentrokan di Lebanon selatan, 105 tentara Zionis terluka.
Drone Hizbullah Lebanon telah menjadi mimpi buruk bagi pasukan militer rezim Zionis di Lebanon selatan.
Saluran 13 rezim Zionis sebelumnya menyatakan: Pada kenyataannya, situasi baru ini membunuh kita dan juga melenyapkan tentara di Lebanon selatan dalam bahaya langsung, yaitu drone bunuh diri.
Your Comment