12 Mei 2026 - 13:57
Source: ABNA
Dimulainya Operasi Pasukan Mobilisasi Rakyat setelah Terungkapnya Pangkalan Rahasia Amerika-Zionis di Irak

Setelah tersebarnya berita mengenai keberadaan pangkalan rahasia Amerika-Zionis di wilayah Irak, pasukan Al-Hashd al-Sha'bi (Pasukan Mobilisasi Rakyat) hari ini memulai operasi besar-besaran di daerah gurun Najaf dan Karbala.

Menurut laporan kantor berita ABNA yang mengutip Al-Mawazin News, Ali al-Hamdani, salah satu komandan pasukan Al-Hashd al-Sha'bi, mengumumkan bahwa operasi militer dengan judul "Penegakan Kedaulatan" hari ini dimulai di gurun Najaf dan Karbala dari empat poros dengan tujuan mengamankan jalur penghubung antara Karbala dan wilayah Al-Nukhayb.
Ia menambahkan, operasi ini dilakukan atas perintah Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata dan di bawah pengawasan Kepala Staf Gabungan Angkatan Darat.
Sebelumnya, Wall Street Journal dengan mengutip sumber-sumber terpercaya, termasuk pejabat Amerika, melaporkan: Israel telah mendirikan pusat militer rahasia di gurun Irak untuk mendukung serangan udaranya terhadap Iran.
Menurut informasi yang terungkap, rezim Zionis pada awal perang, untuk mencegah terbongkarnya tempat ini, melakukan serangan udara terhadap pasukan Irak yang telah mendekati pangkalan tersebut.
Sumber itu menambahkan: Israel membangun pangkalan ini, yang mencakup pasukan khusus dan pusat logistik untuk angkatan udara, sebelum dimulainya permusuhan dan sepengetahuan Amerika Serikat.
Hal ini terjadi meskipun Komando Operasi Gabungan Irak menyatakan bahwa saat ini tidak ada kekuatan atau pangkalan militer tidak sah di wilayah Irak.
Komando itu menambahkan: Pasukan Irak pada bulan Maret (Esfand 1404) di gurun Karbala terlibat bentrok dengan kelompok tidak dikenal dan tidak sah yang mendapat dukungan udara.
Sementara itu, Shakir Abu Trab al-Tamimi, perwakilan faksi Badr, kemarin menegaskan bahwa pangkalan Amerika-Zionis masih ada di dalam wilayah Irak dan pasukan keamanan masih belum bisa mendekati pangkalan tersebut.

Your Comment

You are replying to: .
captcha