6 Mei 2026 - 14:04
Source: ABNA
Menteri Luar Negeri China Memuji Ketahanan dan Keteguhan Rakyat Iran

Menteri Luar Negeri China memuji ketahanan dan keteguhan rakyat Iran dalam menghadapi para agresor dan menekankan posisi tegas China dalam mendukung integritas wilayah, kedaulatan, dan keamanan nasional Iran.

Menurut laporan kantor berita ABNA, Seyyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri negara kita yang telah melakukan perjalanan ke Beijing sebagai kepala delegasi diplomatik, pada Rabu pagi ini bertemu dengan Wang Yi, Sekretaris Komisi Urusan Luar Negeri partai yang berkuasa dan Menteri Luar Negeri China.

Dalam pertemuan ini, berbagai dimensi hubungan bilateral dan kerja sama kedua negara di berbagai bidang termasuk ekonomi-perdagangan, serta proses pelaksanaan perjanjian di antara mereka, dibahas dan dikaji.

Menteri Luar Negeri negara kita dengan merujuk pada ikatan kuno dua peradaban besar Iran dan China, menggambarkan China sebagai teman dekat dan mitra strategis Iran, dan menekankan tekad serius dan teguh Pemerintah Republik Islam Iran untuk mempromosikan secara menyeluruh hubungan strategis dan persahabatan kedua negara dalam kerangka kemitraan strategis komprehensif Iran-China berdasarkan rasa hormat dan kepercayaan timbal balik, dan menegaskan: "Kami percaya bahwa kerja sama dan kemitraan strategis kedua negara dalam kondisi baru akan terus berlanjut lebih kuat dari masa lalu."

Menteri Luar Negeri negara kita dengan menguraikan kejahatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap bangsa Iran dan pelanggaran berat terhadap hukum humaniter internasional dalam perang paksa selama empat puluh hari, mengapresiasi posisi prinsip China dalam mengutuk pelanggaran prinsip-prinsip dasar Piagam PBB oleh Amerika Serikat dan Israel, serta pendekatan bertanggung jawab negara tersebut terhadap penyalahgunaan Dewan Keamanan PBB oleh Amerika Serikat.

Ia menyatakan harapan bahwa dengan dimulainya kepresidenan bergilir China di Dewan Keamanan PBB dan dengan terus berperannya peran efektif Beijing, kita akan menyaksikan perkembangan konstruktif dalam rangka mencegah terus berlangsungnya pelanggaran hukum dan pelanggaran perdamaian serta keamanan internasional.

Menteri Luar Negeri Iran juga memberi tahu rekan sejawatnya dari China tentang perkembangan terakhir yang terkait dengan proses diplomatik serta upaya dan inisiatif yang sedang berlangsung untuk mengakhiri perang paksa AS-rezim Zionis terhadap Republik Islam Iran, termasuk jalannya pembicaraan Iran-AS dengan mediasi Pakistan, dan menegaskan: "Sebagaimana Iran telah tampil dengan berwibawa di medan pembelaan diri dan masih dalam kesiapan penuh untuk menghadapi segala bentuk kejahatan, demikian pula ia serius dan teguh di arena diplomatik."

Menteri Luar Negeri China, dengan memuji ketahanan dan keteguhan rakyat Iran terhadap para agresor serta niat baik dan pendekatan bertanggung jawab Iran, terutama upaya rekan sejawatnya dari Iran dalam menindaklanjuti proses diplomatik dan mencegah eskalasi ketegangan di kawasan, menekankan posisi tegas China dalam mendukung integritas wilayah, kedaulatan, dan keamanan nasional Iran, dan menegaskan: "Posisi prinsip China adalah penolakan terhadap penggunaan kekerasan dan kelanjutan perang ilegal ini, yang konsekuensi merugikannya tidak hanya bagi Iran, tetapi terhadap semua negara dan bangsa di kawasan dan dunia."

Menteri Luar Negeri China, dengan merujuk pada rencana empat poin presiden negaranya untuk mengakhiri perang secara segera dan pasti serta mewujudkan perdamaian dan keamanan berkelanjutan di kawasan, menekankan dukungan tegas China terhadap diplomasi dan dialog untuk menyelesaikan masalah-masalah.

Dalam pertemuan ini, para menteri luar negeri Iran dan China, dengan mengkaji situasi terbaru dari tindak lanjut dan pelaksanaan perjanjian serta rencana kerja sama di antara mereka di berbagai bidang ekonomi dan perdagangan, saling bertukar pandangan tentang peluang dan kapasitas untuk pengembangan hubungan yang lebih lanjut dan menyepakati kelanjutan pertemuan dan konsultasi para pejabat tinggi kedua negara.

Your Comment

You are replying to: .
captcha