5 Mei 2026 - 14:19
Source: ABNA
«Rencana Aksi Strategis untuk Pengelolaan Selat Hormuz» harus disetujui secepat mungkin

Anggota parlemen dari Ahvaz dengan menyatakan bahwa penguasaan atas Selat Hormuz adalah salah satu alat terpenting kita dalam menahan musuh, mengatakan: Rencana pengelolaan Selat Hormuz harus disahkan sesegera mungkin.

Mojtaba Yousefi dalam sebuah wawancara tentang situasi terakhir kajian dan penetapan rezim hukum baru Selat Hormuz, menyatakan: Mengingat perang habis-habisan yang dilancarkan Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap kita, Republik Islam Iran berhak untuk membela diri. Kita bukanlah pemulai perang, tetapi perang habis-habisan dipaksakan kepada kita, dan kita berhak untuk membela diri.
Ia melanjutkan: Sementara itu, sayangnya beberapa negara di kawasan, meskipun ada kebijakan bertetangga baik Republik Islam Iran, sampai batas tertentu bergerak di jalur permusuhan dan kerja sama dengan musuh. Beberapa negara di kawasan Teluk Persia bahkan berperan dalam serangan terhadap rakyat kita dengan menyediakan pangkalan dan bantuan logistik, padahal kita selalu mematuhi prinsip bertetangga baik.
Anggota parlemen dari Ahvaz di Majelis Permusyawaratan Islam menegaskan: Salah satu alat penting kita dalam mengelola situasi ini adalah memanfaatkan kapasitas geopolitik regional dan global, yang terdepan adalah pengelolaan Selat Hormuz. Masalah ini adalah bagian dari hak kita untuk membela diri secara sah, dan hal inilah yang menyebabkan sebagian dari keinginan berlebihan musuh dapat ditahan.
Yousefi mengatakan bahwa Selat Hormuz sebagai salah satu jalur air terpenting di dunia memiliki kepentingan strategis yang sangat tinggi, dan menyatakan: Dalam situasi seperti ini, untuk menjamin keamanan berkelanjutan negara dan menggunakan tangan atas pertahanan, perlu dikelola selat ini dalam kerangka hukum baru.
Anggota Komisi Pekerjaan Umum DPR mengingatkan: Seperti yang ditekankan oleh Imam Syahid kita, semakin kuat perundang-undangan yang kita miliki di arena internasional, semakin lebar tangan pemerintah untuk bertindak. Demikian pula Pemimpin Tertinggi Revolusi dalam berbagai pesan, termasuk pesan Tahun Baru dan Hari Nasional Teluk Persia, telah menekankan perlunya pengelolaan independen Selat Hormuz.

Your Comment

You are replying to: .
captcha