Menurut laporan agensi berita Abna, Mohammad Reza Aref, Wakil Presiden Pertama, dalam pesannya pada Hari Nasional Teluk Persia, telah menjelaskan keamanan nasional Iran di selat strategis ini. Ia memperingatkan kekuatan-kekuatan yang intervensi dan menekankan kepada negara-negara tetangga bahwa saat untuk mengubah perhitungan dan meninggalkan tumpuan-tumpuan rapuh di luar kawasan telah tiba.
Dalam pesan tersebut, Aref menggambarkan Iran sebagai "kakak tertua" dan jangkar stabilitas regional. Ia menyatakan bahwa perdamaian yang berkelanjutan hanya dapat terwujud di bawah naungan konvergensi lokal dan kekuatan bersama negara-negara Teluk Persia.
Your Comment