30 April 2026 - 13:23
Source: ABNA
Salehi: Teluk Persia adalah simbol harga diri dan perlawanan Iran

Bandar Abbas – Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam menyebut Teluk Persia sebagai simbol identitas, harga diri, dan perlawanan historis bangsa Iran, dan menekankan: Iran tanpa Teluk Persia tidak memiliki makna.

Menurut laporan koresponden Abna, Seyed Abbas Salehi, Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam, berbicara pada Kamis pagi dalam upacara peringatan Hari Nasional Teluk Persia yang diadakan di Pulau Hormuz. Ia memperingati para syuhada perang yang dipaksakan, khususnya para syuhada perang Ramadan, dan menyatakan: Bagi orang Iran, Teluk Persia bukan hanya bagian dari wilayah daratan Iran, tetapi kawasan ini adalah simbol Iran, dan ungkapan ini bukan sebuah pemborosan kata.

Ia menambahkan: Iran memiliki ikatan yang tak terpisahkan dengan Teluk Persia dan Iran tanpa Teluk Persia tidak bermakna; untuk klaim ini dapat diajukan puluhan argumen.

Salehi menyebut poin pertama sebagai simbol harga diri dan perlawanan Iran dan menegaskan: Iran sepanjang sejarah telah berdiri menghadapi musuh dan tidak pernah menerima dominasi orang asing, dan Teluk Persia adalah garis depan dari perlawanan ini. Jika kita mengenal sejarah Iran sebagai sejarah perlawanan terhadap musuh, maka garis depan perlawanan ini adalah para penjaga perbatasan kita di Teluk Persia.

Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam melanjutkan: Selama ribuan tahun peradaban Iran, Teluk Persia telah memainkan peran ini. Dari masa kuno hingga abad-abad terdekat ketika para kolonialist berniat menjadikan Iran dan kawasan ini sebagai koloni mereka, jika Iran tidak dijajah, itu adalah karena peran para penjaga perbatasan Teluk Persia dan masyarakat yang telah bertahan di kawasan ini; para tokoh mulia seperti Imam Qoli Khan, Ali Delouris, dan lainnya.

Your Comment

You are replying to: .
captcha