Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Jam’iyah “Ahlul Tarekat Mu’tabarah Indonesia”, bertepatan dengan hari ke-40 kesyahidan Imam Syahid Ayatullah Sayid Ali Khamenei, menyelenggarakan majelis tahlil dan pengajian duka dari rumah ke rumah di berbagai kota di Indonesia. Acara ini berlangsung dalam suasana spiritual dan penuh semangat, dengan kehadiran luas para pengikut tarekat-tarekat sufi serta para pencinta khazanah keislaman.
Atase Kebudayaan Republik Islam Iran di Indonesia juga hadir atas undangan jam’iyah tersebut dalam salah satu program pusat mereka di Jakarta. Dalam sambutannya, ia menjelaskan kedudukan spiritual Pemimpin Syahid serta peran mendasar spiritualitas dalam pemikiran dan perjalanan hidup beliau.
Ia dalam sambutannya menyatakan, “Dimensi spiritual kepemimpinan Syahid merupakan salah satu unsur utama kepribadian beliau dan termasuk sumber inspirasi terpenting bagi gerak Revolusi Islam selama tahun-tahun ini.”
Ia juga, dengan menyinggung Langkah Kedua Revolusi, menegaskan, “Rakyat Iran, khususnya generasi muda, dengan bersandar pada spiritualitas, perlawanan, dan pembinaan diri, akan melanjutkan jalan yang telah digariskan oleh Pemimpin Syahid.”
Berdasarkan perencanaan luas tarekat-tarekat sufi di Indonesia, acara-acara ini diselenggarakan secara terkoordinasi di banyak kota dalam bentuk pengajian duka dari rumah ke rumah dan majelis tahlil. Dalam kegiatan tersebut, para peserta membaca doa-doa serta mengenang kedudukan dan jasa Imam Syahid.
Perlu disebutkan bahwa “Jam’iyah Ahlul Tarekat Mu’tabarah Indonesia” merupakan organisasi sosial Islam independen yang menghimpun para pengikut tarekat-tarekat mu’tabarah, yaitu tarekat-tarekat yang mata rantai sanadnya bersambung hingga Rasulullah saw. Sebagian penting aktivitas organisasi ini berfokus pada program-program spiritual dan dakwah Islam.
Your Comment