Menurut laporan agensi berita Novosti, Alexei Pushkov, ketua komite kebijakan media Duma Negara Federasi Rusia, menekankan bahwa agresi militer AS terhadap Iran kurang menguntungkan dari segi kesiapan dan persiapan militer.
Ia menambahkan bahwa pengalaman operasi militer AS di Venezuela memainkan peran menyesatkan dalam pembuatan kebijakan negara tersebut terhadap Iran.
Pushkov menegaskan bahwa penculikan Nicolás Maduro, presiden Venezuela, dan respons lemah negara tersebut terhadap operasi tersebut harus dianggap sebagai penerimaan syarat-syarat AS untuk mengambil alih kendali atas minyak.
Hal ini menyebabkan Donald Trump berpikir bahwa operasi militer ini dapat berfungsi sebagai alat yang efektif untuk memaksa sistem asing mana pun untuk menyerah kepada Washington.
Ia mengatakan, setelah kemenangan ini! Trump memutuskan untuk menjalankan skenario serupa terhadap Iran.
Your Comment