Menurut laporan agensi berita Abna yang mengutip Al Jazeera, Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim Zionis, pertama kali mengumumkan bahwa ia sedang menjalani pengobatan tumor ganas prostat. Operasi ini dilakukan setelah operasi sebelumnya pada Desember 2024 untuk mengobati tumor prostat jinak.
Koran berbahasa Ibrani "The Times of Israel" menulis bahwa Netanyahu menyertakan informasi ini dalam pernyataan panjang yang ia posting di media sosial. Pernyataan ini disertai dengan publikasi "Laporan Penilaian Kesehatan Tahunan" Netanyahu.
Netanyahu mengklaim bahwa tumor nya berhasil diobati, namun ia tidak menyebutkan waktu pengobatannya.
Netanyahu telah menunda publikasi laporan medis mengenai kondisi fisiknya selama dua bulan. Pada tahun 2024, setelah didiagnosis mengalami infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh "tumor prostat jinak", ia menjalani operasi prostat, tetapi waktu operasi keduanya yang pertama kali ia beritahukan tidak jelas. Pada tahun 2023, alat pacu jantung juga telah dipasang untuknya.
Pemilihan Perdana Menteri di wilayah pendudukan dijadwalkan akan berlangsung hingga Oktober tahun depan.
Perdana Menteri rezim Zionis hari ini untuk pertama kalinya mengungkapkan rincian penyakit kanker prostatnya dan proses pengobatannya.
Your Comment