23 April 2026 - 14:22
Source: ABNA
Kritikan Dewan Muslim Britania atas Pemberian Visa kepada Penista Alquran

Dewan Muslim Britania dalam surat terbuka kepada Menteri Dalam Negeri, mengkritik kebijakan ganda pada pemberian visa kepada tokoh-tokoh yang memecah belah dan menodai kesucian Islam.

 Dewan Muslim Britania telah menulis surat secara terbuka kepada Menteri Dalam Negeri, Shabaneh Mahmood, yang mengkritik kebijakan visa ganda terhadap tokoh-tokoh kontroversial.

Surat terbuka tersebut, menyatakan keprihatinan mendalam Dewan Muslim Britania atas keputusan Kementerian Dalam Negeri untuk mengizinkan Valentina Gomez, seorang aktivis sayap kanan Amerika yang anti-Islam dan menghina Alquran, memasuki negara itu untuk menghadiri demonstrasi bulan depan.

Dalam surat tersebut, dewan menyatakan: "Keputusan ini menunjukkan standar ganda yang jelas dalam penerapan kebebasan berekspresi dan berpotensi menyebabkan penurunan keamanan di jalanan Inggris. Orang lain telah dicegah memasuki Inggris karena retorika mereka terhadap kelompok agama yang berbeda; inkonsistensi ini menimbulkan kekhawatiran serius tentang siapa yang ucapannya dianggap tidak dapat diterima dan siapa yang diizinkan masuk."

Di sebagian isi surat itu berbunyi: "Kami menulis surat ini untuk menyatakan keprihatinan mendalam kami tentang keputusan untuk mengizinkan Valentina Gomez masuk ke Inggris, yang menurut kami menunjukkan standar ganda yang terang-terangan dalam cara kebebasan berekspresi dijalankan."

Gomez sebelumnya telah mengeluarkan beberapa pernyataan provokatif, dan pada sebuah unjuk rasa di Inggris Raya pada September 2025, bersama Tommy Robinson, ia menyerukan kepada massa untuk mengirim Muslim kembali ke negara mereka. Ia juga secara langsung berbicara kepada petugas polisi, dengan mengatakan kepada mereka: “Saya ingin kalian berhenti mengikuti perintah karena kalian tahu kalian diperintahkan untuk berpaling sementara negara kalian sedang diserbu dan diserahkan.”

Your Comment

You are replying to: .
captcha