21 Februari 2026 - 22:46
Trump mempertimbangkan serangan terbatas terhadap Iran

Menurut laporan surat kabar Wall Street Journal, Presiden Amerika Serikat sedang mempertimbangkan serangan terbatas terhadap Iran.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA-  Surat kabar Wall Street Journal pada Jumat melaporkan, mengutip pejabat yang mengetahui masalah tersebut, bahwa pemerintahan Presiden AS Donald Trump sedang meninjau kemungkinan melakukan serangan terbatas ke Iran. Tujuan serangan ini adalah menekan Iran agar menerima kesepakatan nuklir dengan syarat-syarat Washington.

Sumber yang sama menambahkan bahwa langkah ini dimaksudkan sebagai tekanan terhadap Teheran untuk mencapai kesepakatan dan tidak akan langsung berubah menjadi perang besar yang bisa memicu reaksi luas.

Menurut laporan tersebut, serangan awal — jika disetujui dalam beberapa hari ke depan — hanya akan menargetkan sejumlah kecil sasaran militer atau pemerintah. Namun jika Iran tetap menolak perintah Trump untuk menghentikan pengayaan uranium, Amerika Serikat mungkin akan melancarkan kampanye militer lebih luas terhadap fasilitas pemerintah Iran dengan tujuan melemahkan program nuklir atau bahkan menggoyahkan pemerintahan.

Seorang sumber mengatakan Trump dapat memulai dengan serangan kecil, lalu memerintahkan serangan lebih besar untuk melumpuhkan program nuklir Iran atau melemahkan struktur pemerintahannya.

Seorang pejabat regional juga menyebutkan bahwa bahkan serangan terbatas bisa membuat Iran setidaknya untuk waktu lama menarik diri dari perundingan, terutama saat pejabat Iran masih mempertimbangkan tuntutan Amerika.

Wall Street Journal menegaskan bahwa belum jelas seberapa serius Trump dan apakah perintah serangan benar-benar akan dikeluarkan, meskipun para penasihat seniornya berulang kali mengusulkan opsi tersebut.

Para pejabat mengatakan diskusi terbaru lebih berfokus pada kemungkinan kampanye luas, sementara Trump belum mengambil keputusan final. Ia sedang meninjau berbagai opsi, dari operasi satu minggu hingga serangan kecil terbatas ke fasilitas militer dan pemerintah Iran.

Trump pada Kamis juga memberi Iran waktu 10 hingga 15 hari untuk mencapai kesepakatan, jika tidak akan terjadi “hal buruk”. Dalam sebuah pertemuan di Washington ia mengatakan kemungkinan perlu mengambil langkah lebih jauh — atau mungkin mencapai kesepakatan — dan publik akan mengetahuinya dalam waktu sekitar sepuluh hari.

Kantor berita Associated Press melaporkan seorang pejabat regional telah memberi tahu pihak Iran bahwa Trump serius dan ancaman serangannya harus dipandang nyata jika tidak ada konsesi yang cukup.

Your Comment

You are replying to: .
captcha