Menurut kantor berita Abna, Ali Bahreini dalam acara peringatan ke-47 Hari Kemenangan Revolusi Islam, dengan menyatakan bahwa Revolusi Islam mencerminkan kehendak bangsa yang mencari martabat, kedaulatan, dan swadaya, menambahkan: "Revolusi ini tidak hanya mengubah tatanan politik, tetapi juga membangkitkan kembali kepemilikan nasional atas nasib Iran. Sejak saat itu, Republik Islam Iran telah menempuh jalur yang didasarkan pada kemerdekaan, keadilan sosial, partisipasi publik, dan penolakan terhadap dominasi, meskipun menghadapi banyak tekanan dan tantangan eksternal."
Bahreini mengatakan: "Iran, sambil dengan tegas mempertahankan kedaulatan dan keamanan nasionalnya, tetap berkomitmen pada diplomasi sebagai instrumen utama untuk melindungi kepentingan nasional dan berkontribusi pada perdamaian."
Duta Besar negara kita menegaskan: "Dialog yang sejati hanya dapat berhasil jika didasarkan pada rasa hormat, kesetaraan, dan pengakuan atas kepentingan yang sah."
10 web pages
Your Comment