Menurut kantor berita Abna yang mengutip Kementerian Jalan Raya dan Pembangunan Perkotaan, peningkatan kapasitas penerimaan di perbatasan bersama, koneksi kereta api baru kedua negara di titik Cheshmeh Soraya-Aralik untuk melengkapi jalur transit kereta api Timur-Barat, peningkatan kapasitas Ro-Ro di Danau Van, dan pengoperasian kembali kereta Teheran-Ankara dan Teheran-Istanbul merupakan topik-topik yang dibahas antara Menteri Jalan Raya dan Pembangunan Perkotaan negara kita, Farzaneh Sadegh, dan Menteri Transportasi Turki, Abdulkadir Uraloğlu, di sela-sela KTT ke-2 Menteri Transportasi Negara-Negara Islam.
Dalam pertemuan ini, Menteri Jalan Raya dan Pembangunan Perkotaan, seraya mengapresiasi keramahtamahan Kementerian Transportasi Turki dan inisiatif penyelenggaraan KTT, berdialog dengan mitranya mengenai kerja sama transportasi kedua negara di berbagai sektor.
Dengan menekankan penyelenggaraan pertemuan Komite Transportasi kedua negara setelah 3 tahun pada bulan Bahman 1404, beliau menyatakan bahwa komite ini telah mencatat salah satu periode paling produktif dalam sejarahnya dan, untungnya, negosiasi berlanjut di tingkat teknis dan strategis. Penyelenggaraan pertemuan tiga pihak antara Iran, Turki, dan Uzbekistan di sela-sela KTT ke-2 Menteri Transportasi Negara-Negara Islam merupakan salah satu hasil awal yang baik dari upaya bersama Iran dan Turki ini.
Sadegh, dengan meninjau kerja sama kedua negara di sektor kereta api, jalan raya, dan udara, menekankan tekad kedua negara untuk mengembangkan semua bidang kerja sama transportasi.
Peningkatan kapasitas penerimaan di perbatasan bersama, koneksi kereta api baru kedua negara di titik Cheshmeh Soraya-Aralik untuk melengkapi jalur transit kereta api Timur-Barat, peningkatan kapasitas Ro-Ro di Danau Van, dan pengoperasian kembali kereta Teheran-Ankara dan Teheran-Istanbul merupakan topik-topik yang dibahas oleh kedua belah pihak.
Menteri Transportasi Turki dalam pertemuan ini, seraya menyambut Menteri Jalan Raya dan Pembangunan Perkotaan atas partisipasinya dalam KTT Menteri Transportasi Negara-Negara Islam, menyatakan kesiapannya untuk memajukan kerja sama kedua negara di semua sektor kereta api, jalan raya, dan udara.
Your Comment