5 Januari 2026 - 10:31
Source: ABNA
Perlawanan Irak kepada Pemerintah: Akhiri Segala Bentuk Kehadiran Pasukan Asing

Komite Koordinasi Kelompok Perlawanan mendesak pemerintah Irak untuk mengakhiri segala bentuk kehadiran pasukan asing.

Menurut laporan kantor berita ABNA yang mengutip Al-Mayadeen, Komite Koordinasi Kelompok Perlawanan Irak mengeluarkan pernyataan bertepatan dengan peringatan kesyahidan para komandan perlawanan, Haj Qassem Soleimani dan Haj Abu Mahdi al-Muhandis beserta rekan-rekan mereka. Pernyataan tersebut menegaskan kembali komitmen mereka pada jalur perlawanan dan menyebut kejahatan ini sebagai hasil dari pengkhianatan dan agresi Amerika Serikat.

Dalam pernyataan ini, pemerintah Irak mendatang diminta untuk menghormati darah para martir dengan menempatkan serangkaian prioritas dalam agenda kerja mereka; termasuk memberikan layanan yang transparan dan efektif kepada rakyat Irak, pemberantasan korupsi yang serius, dan pengesahan undang-undang demi menjaga martabat nasional, terutama pengesahan undang-undang kedinasan dan pensiun bagi pasukan Al-Hashd al-Shaabi.

Komite tersebut juga menekankan perlunya mengakhiri sepenuhnya kehadiran pasukan asing penjajah di tanah dan ruang udara Irak, serta mencegah segala bentuk infiltrasi politik, keamanan, dan ekonomi mereka.

Bagian lain dari pernyataan itu menyebutkan bahwa senjata perlawanan di negara yang masih menghadapi ancaman pendudukan adalah garis merah dan penjamin pertahanan kedaulatan serta kesucian Irak. Segala diskusi mengenai masalah ini oleh pihak asing ditolak dan hanya dapat dibahas setelah kedaulatan nasional tercapai sepenuhnya.

Your Comment

You are replying to: .
captcha