22 Desember 2020 - 11:05
Rezim Al Saud Penjarakan Puluhan Ulama Syiah Saudi

Para aktivis dan lembaga pemantau HAM mencatat bahwa 16 ulama Syiah Arab Saudi ditahan di penjara-penjara rezim Al Saud.

Menurut Kantor Berita ABNA, Senin (21/12/2020), radio al-Nour Lebanon menyebutkan bahwa Sayid Hashim al-Shuks, Hussein al-Radhi, Muhammad al-Habib, Sayid Jakfar al-Alawi, Muhammad al-Ibad, Hussein al-Nimr (putra Syeikh Nimr Baqir al-Nimr) dan sepuluh ulama Syiah lainnya ditahan di penjara Saudi dan penahanan ini dikonfirmasi oleh rezim Al Saud.

Kebanyakan dari ulama tersebut berasal dari daerah berpenduduk Syiah, Provinsi Qatif dan al-Ahsa di timur Arab Saudi.

Radio al-Nour menyatakan bahwa penindasan ulama dan aktivis HAM oleh rezim Al Saud terus berlanjut. Kasus terbaru penangkapan ulama Syiah dilakukan oleh petugas keamanan Kerajaan, di mana Hussein al-Nimr, putra Ayatullah Syahid Baqir al-Nimr diculik di bagian timur Saudi.

Sebelum Hussein al-Nimr ditangkap, rezim Saudi telah menghancurkan Masjid Imam Husein as di selatan kota al-Awamiyah beberapa hari sebelumnya.

Lembaga-lembaga HAM menekankan bahwa Saudi telah meningkatkan kebijakan penangkapan besar-besaran dan kejam terhadap ulama di daerah berpenduduk Syiah. Riyadh juga sedang mengejar kebijakan diskriminatif atas dasar keyakinan. 

342/