Menurut Kantor Berita ABNA, Kementerian Luar Negeri Yordania mengutuk pembunuhan seorang ilmuwan nuklir Iran dan menyerukan upaya kolektif untuk mencegah meningkatnya ketegangan di kawasan.
Jumat lalu, teroris bersenjata membunuh Syahid Fakhrizadeh, Kepala Organisasi Penelitian dan Inovasi Kementerian Pertahanan Iran di kota Absard, Provinsi Tehran.
Sejauh ini, banyak negara termasuk Rusia, Venezuela, Afrika Selatan, Uni Emirat Arab, dan Turki mengutuk pembunuhan ilmuwan nuklir Iran tersebut. (RM)
342/