31 Oktober 2026 - 21:11
Dewan Muslim Prancis Kecam Ancaman Pembunuhan terhadap Jemaah Masjid

Dewan Muslim Prancis mengecam ancaman pembunuhan terhadap jemaah sebuah masjid di Kota Lodève, Prancis bagian selatan.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Dewan Muslim Prancis mengecam ancaman pembunuhan terhadap para jemaah sebuah masjid di Kota Lodève, Departemen Hérault, Prancis bagian selatan, dan meminta pihak berwenang Prancis melindungi seluruh tempat ibadah.

Dalam sebuah pernyataan, dewan tersebut mengungkapkan bahwa ditemukan sejumlah tulisan di dinding masjid, termasuk ancaman berbunyi, “Pilih koper atau peti mati; Islam harus pergi dari sini.”

Selain itu, seekor burung mati juga diletakkan di depan masjid. Menurut dewan tersebut, tindakan-tindakan itu menunjukkan adanya upaya mengintimidasi para jemaah dan menebarkan ketakutan di antara mereka.

Tulisan-tulisan ancaman dan burung mati tersebut ditemukan pada Selasa. Keesokan harinya, sekitar 200 orang berkumpul di depan masjid untuk mengecam penyebaran kebencian terhadap umat Islam.

Dewan Muslim Prancis, yang mewakili umat Islam di negara tersebut, menegaskan bahwa tindakan-tindakan itu jauh lebih serius daripada sekadar provokasi.

Dewan tersebut menyatakan bahwa ancaman itu menunjukkan adanya tindakan yang secara terang-terangan menyasar orang-orang karena identitas keagamaan mereka. Lembaga tersebut juga menyampaikan solidaritas kepada para jemaah masjid dan umat Islam di Kota Lodève.

Berulangnya Tindakan Anti-Muslim di Prancis

Lembaga tersebut menyatakan bahwa berulangnya tindakan permusuhan terhadap umat Islam serta normalisasi wacana yang mencemarkan nama baik Muslim Prancis dan menyebarkan kebencian terhadap mereka telah menciptakan situasi yang sangat mengkhawatirkan.

Dewan Muslim Prancis memperingatkan bahwa normalisasi ujaran kebencian berisiko mendorong terjadinya tindakan kekerasan. Dewan tersebut meminta pemerintah setempat memahami tingkat keseriusan dan besarnya ancaman tersebut serta mengambil sikap tegas untuk menghadapinya.

Lembaga itu juga menyerukan perlindungan terhadap seluruh tempat ibadah dan jaminan agar para pelaku tindakan tersebut diadili. Dewan Muslim Prancis menegaskan bahwa umat Islam Prancis hidup di negara mereka sendiri dan tidak seorang pun berhak merampas hak mereka untuk hidup dengan damai dan bermartabat di negara tersebut.

Pada November tahun lalu, Masjid Jargeau, yang terletak di dekat wilayah Orléans, Prancis bagian tengah, juga menerima surat ancaman yang menyatakan bahwa masjid tersebut akan kembali dibakar. Sebelumnya, masjid tersebut telah menjadi sasaran aksi pembakaran pada Februari 2025.

Selain itu, pada April 2025, sebuah masjid di Prancis bagian selatan menjadi lokasi serangan menggunakan pisau terhadap seorang warga Muslim. Peristiwa tersebut memicu gelombang protes dan kecaman serta meningkatkan kekhawatiran mengenai semakin meluasnya kebencian terhadap umat Islam di Prancis.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha