Menurut Kantor Berita ABNA, "Beberapa negara Barat sedang menyusun anggaran untuk menggulingkan pemerintah Suriah," ujarnya dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB untuk membahas situasi di Suriah, Rabu (25/11/2020) malam, seperti dikutip Farsnews.
Nebenzya menjelaskan bahwa teroris Tahrir al-Sham telah menciptakan instabilitas di kota Idlib, dan Rusia tidak akan membiarkan teroris bangkit kembali.
Dalam pertemuan itu, Wakil Menteri Luar Negeri Suriah, Bashar al-Jaafari mengatakan negara-negara musuh yang dipimpin AS dan Turki terus mendukung teroris dan separatis, serta menjarah kekayaan bangsa Suriah.
"Mereka terus melanggar hukum internasional, prinsip-prinsip PBB, dan resolusi Dewan Keamanan," pungkasnya. (RM)
342/