Menurut Kantor Berita ABNA, seorang petinggi Yaman Senin (9/10/2020) mengatakan, bertepatan dengan aktivitas luas Uni Emirat Arab (UEA) dan kelompok yang berafiliasi dengannya di Socotra, Arab Saudi juga dilaporkan mengirim peralatan militer baru ke provinsi ini.
Lebih lanjut sumber ini menambahkan, komando pasukan Saudi menghentikan segala bentuk kontak dengan komando pasukan Mansur Hadi.
Sementara itu, Koalisi Nasional Partai Politik yang beranggotakan 14 partai dalam statemennya menyatakan keprihatinannya atas kerusuhan keamanan di kota Aden, Yaman selatan, dan penculikan mubalig agama.
Selain itu, delegasi ulama Yaman di statemennya mengecam penculikan mubalig dan menekankan, penculikan warga sipil dan pengobaran ketakutan di antara warga tak berdosa bertentangan dengan nilai-nilai Islam dan moral masyarakat Islam Yaman. (MF)
342/